• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Januari 20, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Berkah Banjir Bawa Butiran Emas di Irigasi Batang Gadis

by Redaksi
Selasa, 6 Januari 2026
0 0
0
Berkah Banjir Bawa Butiran Emas di Irigasi Batang Gadis

Hutabargot, StartNews – Biasanya, banjir meninggalkan duka dan sisa lumpur yang merepotkan. Namun, bagi warga di Desa Sayur Maincat, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), banjir dua pekan lalu justru membawa hadiah yang tak terduga. Di dasar saluran irigasi Batang Gadis yang keruh, terselip butiran-butiran batu mengandung emas yang kini menjadi tumpuan hidup baru bagi ratusan orang.

Selasa siang (6/1/2026), pemandangan di sepanjang satu kilometer saluran irigasi tersebut berubah drastis. Tak ada lagi ketenangan air mengalir untuk sawah. Yang ada keriuhan ratusan warga yang berbaur di dalam kubangan lumpur berwarna cokelat pekat.

Fenomena ini bermula saat material pasir dan bebatuan terbawa arus banjir besar dan mengendap menutupi saluran irigasi. Siapa sangka, di balik material yang dianggap mengganggu itu, tersimpan kandungan logam mulia. Kabar ini pun menyebar cepat bak api di pematang kering, memancing warga dari berbagai pelosok Madina untuk datang mengadu nasib.

Pantauan di lapangan menunjukkan pemandangan yang menyentuh sekaligus memperlihatkan kegigihan. Laki-laki dewasa, ibu-ibu dengan penutup kepala kain, bahkan anak-anak sekolah, tampak sibuk dengan alat sederhana. Bermodalkan saringan kawat dan karung goni, mereka memilah setiap inci material, berharap menemukan kerikil yang mengandung urat emas.

Di antara kerumunan itu, tampak Aini Lubis, seorang warga asal Gunungtua. Tangannya masih canggung memainkan saringan di atas permukaan air yang setinggi lutut. Bagi Aini, hari ini menjadi debutnya sebagai pemburu emas dadakan.

“Saya baru pertama kali ikut. Sebenarnya tidak tahu banyak soal batu emas, tapi karena diajak teman, saya beranikan diri,” ungkap Aini sambil menyeka keringat di dahinya.

Keputusannya meninggalkan rutinitas di rumah bukan tanpa alasan. Bayangan pendapatan ratusan ribu rupiah di depan mata menjadi magnet yang sulit ditolak.

“Teman-teman yang sudah lebih dulu ikut sering dapat hasil. Katanya bisa sampai Rp300 ribu hingga Rp400 ribu sehari kalau beruntung. Siapa yang tidak tergiur dengan hasil sebesar itu hanya dengan bermodalkan saringan dan karung,” tambahnya dengan nada penuh harap.

Meski mengaku belum paham betul mana batu yang berisi dan mana yang sekadar kerikil biasa sebelum dibawa ke mesin penggilingan (galundung), Aini tetap semangat mengikuti ritme warga lainnya.

Sudah dua pekan terakhir, saluran irigasi Batang Gadis sepanjang satu kilometer ini beralih fungsi menjadi tambang rakyat sementara. Area ini tak pernah sepi. Sejak matahari terbit hingga menjelang magrib, masyarakat terus berdatangan.

Banjir yang semula dianggap musibah bagi infrastruktur irigasi, kini justru menjadi “berkah banjir” yang mendongkrak ekonomi warga di awal tahun 2026 ini. Bagi mereka, setiap ayunan saringan adalah doa. Setiap batu yang masuk ke karung adalah harapan untuk dapur yang terus mengepul.

Di Desa Sayur Maincat, emas bukan sekadar perhiasan di etalase toko, melainkan jejak-jejak keberuntungan yang ditinggalkan banjir di dasar bumi Gordang Sambilan.

Reporter: Agus Hasibuan

 

Tags: BanjirBatang GadisButiranEmasirigasi
ShareTweet
Next Post
Kursi DPRD Tapsel Dapil 5 Dibiarkan Kosong, Warga Pertanyakan Keseriusan Negara

Kursi DPRD Tapsel Dapil 5 Dibiarkan Kosong, Warga Pertanyakan Keseriusan Negara

Discussion about this post

Recommended

Hari Ini Sumatera Utara Berpotensi Hujan Lebat pada Sore dan Malam

Hari Ini Sumatera Utara Berpotensi Hujan Lebat pada Sore dan Malam

4 tahun ago
Cak Imin Ungkap Tiga Kriteria Calon Kepala Daerah yang Diusung PKB

Cak Imin Ungkap Tiga Kriteria Calon Kepala Daerah yang Diusung PKB

2 tahun ago

Popular News

  • Investasi di Sumut Melonjak 53 Persen, Angka Pengangguran Berhasil Ditekan

    Investasi di Sumut Melonjak 53 Persen, Angka Pengangguran Berhasil Ditekan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Temukan Mayat Pria dengan Luka Sayat di Hutan Nabundong Paluta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Emas di Pasar Panyabungan Melonjak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria Ini Ditangkap Polisi Saat Asyik Membungkus Sabu di Kamar Mandi SD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lansia di Padangsidimpuan Tewas Ditabrak Angkot Usai Salat Subuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025