Padangsidimpuan, StartNews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I-IB Padangsidimpuan menjalin kerja sama sejumlah pihak untuk memperkuat pembinaan dan pemberdayaan warga binaan. Naskah kerja sama ditandatangani di Aula Lapas Padangsidimpuan, Senin (15/9/2025).
Kerja sama ini melibatkan Kantor Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan, Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Padangsidimpuan, Dinas Ketenagakerjaan Kota Padangsidimpuan, Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian serta CV Mandiri Jaya (Meubelair).
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas II-B Padangsidimpuan Mathrios Zulhidayat Hutasoit mengatakan pembinaan warga binaan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada pendidikan keagamaan, tetapi juga memberikan keterampilan kerja dan ruang usaha bagi warga binaan. Kami berharap setelah bebas nanti, mereka bisa lebih mandiri dan produktif di masyarakat,” ujarnya.
Beberapa program yang akan dijalankan dalam kerja sama ini, antara lain Kantor Kementerian Agama berkaitan dengan pembinaan mental dan pendidikan keagamaan bagi warga binaan.
Dinas Pertanian dan Perikanan mengadakan pelatihan pertanian dan perikanan sebagai keterampilan produktif. Dinas Ketenagakerjaan mengadaka program pelatihan keterampilan kerja dan sertifikasi kompetensi.
Dinas Koperasi, UKM, Industri dan Perdagangan melakukan pendampingan usaha dan pelatihan kewirausahaan.
Sementara CV Mandiri Jaya (Meubelair) mengadakan pelatihan pembuatan meubelair serta dukungan pemasaran hasil karya warga binaan.
“Semoga kerja sama ini membawa manfaat bagi warga binaan dan menjadi langkah nyata dalam menciptakan SDM yang siap kembali ke masyarakat,” tutur Kalapas.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post