• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, April 3, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Banjir Bandang Tapsel, Pernyataan Kades Anggoli Beda dengan Temuan Bareskrim

by Redaksi
Sabtu, 20 Desember 2025
0 0
0
Banjir Bandang Tapsel, Pernyataan Kades Anggoli Beda dengan Temuan Bareskrim

Kepala Desa Anggoli Oloan Pasaribu. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Tapsel, StartNews – Hasil penyelidikan Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri terkait asal-usul kayu gelondongan dalam banjir bandang di Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menunjukkan fakta yang berbeda dengan pernyataan Kepala Desa Anggoli Oloan Pasaribu.

Bareskrim Polri menduga kuat adanya aktivitas perusahaan perkebunan tanpa izin di hulu sungai. Sementara Kades Anggoli Oloan Pasaribu menyebut sumber kayu kemungkinan berasal dari areal tambang emas atau kebun rakyat.

Direktur Dittipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mhd Irhamni mengungkapkan, berdasarkan citra satelit Kementerian Kehutanan, terdapat 110 titik aktivitas penebangan kayu atau pembukaan lahan di hulu Sungai Aek Garoga.

“Baru 4 titik yang ditemukan langsung di lapangan dari total 110 titik bukaan hutan. Kami menemukan bukaan lahan oleh perusahaan kelapa sawit yang tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU), termasuk PT TBS dan PTP,” ujar Irhamni dalam konferensi pers, Rabu (10/12/2025).

Penyidik telah menelusuri hulu sungai hingga 8 kilometer dan mengambil 43 sampel kayu dari material banjir. Hasilnya, banyak sampel kayu yang identik dengan tunggul di Km 6 dan Km 8 (wilayah yang ditebang oleh PTP).

Kasus ini telah dinaikkan dari status penyelidikan ke penyidikan. Polri segera menetapkan tersangka dari pihak perusahaan maupun pihak terkait lainnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Anggoli Oloan Pasaribu melalui media sosial pribadinya menyatakan pembelaan terhadap PT TBS. Menurut dia, mustahil kayu tersebut berasal dari lahan plasma PT TBS karena beberapa alasan. Di antaranya, di lahan PT TBS hanya terdapat mata air kecil yang dianggap tidak mampu menghanyutkan gelondongan kayu besar.

Selain itu, di bawah lahan plasma masih terdapat kebun murni (pohon karet) yang masih berdiri tegak, sehingga kayu seharusnya tertahan jika terjadi longsor.

Oloan mengarahkan dugaan ke wilayah Sungai Paronggangan yang berdekatan dengan areal tambang emas Martabe (Pit Ramba Joring) dan puluhan titik longsor di wilayah kebun rakyat Desa Garoga, Tapsel.

“Jangan hanya ‘omon-omon’ agar tidak jadi fitnah. Saya bingung bagaimana kayu itu bisa lewat kalau dibilang dari PT TBS, sementara di bawahnya masih ada pohon karet yang berdiri,” cetus Oloan.

Meskipun Kades Anggoli menyebut longsor banyak terjadi di areal rakyat Tapsel, Tim Bareskrim bersama Ahli Pengendali Ekosistem Kemenhut tetap fokus pada dugaan pelanggaran hukum oleh korporasi sawit ilegal yang beroperasi di hulu sungai sebagai penyebab utama luluhlantaknya Desa Garoga.

Reporter:  Lily Lubis

Tags: Banjir BandangBareskrimKades AnggoliTapselTemuan
ShareTweet
Next Post
Bobby dan Gus Irawan Kunjungi Posko Pengungsian di Desa Batu Hula

Bobby dan Gus Irawan Kunjungi Posko Pengungsian di Desa Batu Hula

Discussion about this post

Recommended

3 Pelaku Kerusuhan Mompang Julu Dimankan Polisi, Warga Kembali Blokade Jalinsum

3 Pelaku Kerusuhan Mompang Julu Dimankan Polisi, Warga Kembali Blokade Jalinsum

6 tahun ago
PAN Gelar Muscab Bersama di Hotel Payaloting Panyabungan

PAN Gelar Muscab Bersama di Hotel Payaloting Panyabungan

4 tahun ago

Popular News

  • Beredar Surat Permintaan Mutasi PNS dari Disdik Madina, Kepala BKPSDM: Itu Hoaks

    Kepala BKPSDM Madina Ungkap Alasan Dua Kadis dan Satu Kaban Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • VIDEO: Setelah di Langit Sumut, Hari Ini Pesawat Tempur F-16 Bikin Geger Warga Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Malapraktik, Keluarga Pasien yang Tangannya Diamputasi Somasi RS Permata Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025