• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Januari 18, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Bahan Baku MBG Mulai Langka, Pemkab Madina dan UMKM Didesak Gerak Cepat

by Redaksi
Jumat, 26 Desember 2025
0 0
0
Bahan Baku MBG Mulai Langka, Pemkab Madina dan UMKM Didesak Gerak Cepat

H. Fahrizal Efendi Nasution. (FOTO: DOK. STARTNEWS)

Panyabungan, StartNews – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai menghadapi tantangan serius terkait ketersediaan bahan baku. Kelangkaan komoditas pangan utama memicu desakan agar Pemkab Madina dan sektor UMKM segera mengambil peran strategis demi keberlanjutan program nasional tersebut.

H. Fahrizal Efendi Nasution, ketua Yayasan SPS yang juga pemilik SPPG di Jalan ABRI Panyabungan, mengatakan kendala pasokan mulai terasa signifikan, terutama saat memasuki masa libur panjang yang mengharuskan penyaluran paket bingkisan kepada penerima manfaat enam hari sekaligus.

Fahrizal menyebutkan susu menjadi komoditas yang paling sulit ditemukan di pasaran saat ini. Sebagai langkah darurat, pihaknya terpaksa melakukan substitusi berdasarkan rekomendasi ahli gizi.

“Susu sudah tidak dapat lagi di pasaran. Kebijakan kami, karena menurut ahli gizi bisa digantikan, maka kami menggunakan Yakult sebagai solusi alternatif agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi,” ujar Fahrizal, Jumat (26/12/2025).

Selain susu, pasokan buah-buahan segar juga terhambat akibat rentetan bencana banjir yang melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara. Menurut dia, banjir tidak hanya merusak hasil panen hortikultura, tetapi juga memutus jalur transportasi distribusi menuju Madina.

Menyikapi situasi ini, Fahrizal menekankan pemerintah daerah tidak boleh tinggal diam. Pemda diharapkan mampu menggerakkan percepatan pertumbuhan produksi pertanian lokal untuk memenuhi kuota yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

“Pemerintah daerah harus menggerakkan percepatan pertumbuhan produksi, khususnya hortikultura hasil pertanian masyarakat. Kebutuhan dapur terus bertambah, maka produksi lokal harus dipacu sejalan dengan kebutuhan tersebut,” kata mantan Anggota DPRD Sumut ini.

Di sisi lain, sektor UMKM dinilai memiliki peluang besar untuk masuk ke dalam ekosistem MBG. Fahrizal mendorong pelaku UMKM untuk memproduksi kebutuhan seperti roti dan kue guna menggantikan produk-produk pabrikan, sesuai arahan BGN.

“UMKM semestinya bergerak. Kita bisa mengoptimalkan kearifan lokal yang secara alami tahan lama, seperti kue bika pisang. Jika porsinya dikoordinasikan dengan ahli gizi, ini bisa menjadi kemasan gizi yang luar biasa bagi penerima manfaat,” tambah pria bergelar Sutan Kumala Bongsu Lenggang Alam ini..

Menutup keterangannya, H. Fahrizal Effendi Nasution berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dapat segera terwujud. Dia optimistis jika rantai pasok ini dikelola dengan berbasis potensi lokal, program MBG tidak hanya akan menghapuskan angka stunting, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

“Semua pihak harus tanggap dan bergerak cepat. Target kita bukan hanya makanan bergizi, tetapi juga bagaimana program ini benar-benar membantu pertumbuhan ekonomi di seluruh daerah,” pungkasnya.

Reporter: Sir

Tags: Bahan BakuGerak CepatLangkamadinaMBGPemdaUMKM
ShareTweet
Next Post
Plt. Ketua Golkar Sumut Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Tapsel

Plt. Ketua Golkar Sumut Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Tapsel

Discussion about this post

Recommended

209 Guru Honorer di Bukittingi Terima Zakat dari Baznas

209 Guru Honorer di Bukittingi Terima Zakat dari Baznas

4 tahun ago
Operasi Sikat Toba, Polres Padangsidimpuan Tangkap 12 Bandit

Operasi Sikat Toba, Polres Padangsidimpuan Tangkap 12 Bandit

2 tahun ago

Popular News

  • Hasil Evaluasi Kemenpan-RB 2025, Pelayanan Publik Pemkab Madina Raih Kategori C

    Hasil Evaluasi Kemenpan-RB 2025, Pelayanan Publik Pemkab Madina Raih Kategori C

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi di Sumut Melonjak 53 Persen, Angka Pengangguran Berhasil Ditekan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Temukan Mayat Pria dengan Luka Sayat di Hutan Nabundong Paluta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lansia di Padangsidimpuan Tewas Ditabrak Angkot Usai Salat Subuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Atika Azmi ‘Goda’ Faslah Siregar Gabung Gerindra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025