• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Atika dan Keresahannya terhadap Judi Online, Narkoba, dan Pornografi

by Saparuddin Siregar
Jumat, 25 Oktober 2024
0 0
0
Atika dan Keresahannya terhadap Judi Online, Narkoba, dan Pornografi

Atika Azmi Utammi Nasution. (FOTO: TIM SAHATA)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Awal Juni 2024, bertempat di Desa Muara Mais, dalam acara Festival Permainan Leluhur dan Pemberian Makanan Tambahan kepada Anak-anak dan Balita se-Kecamatan Tambangan, Atika Azmi Utammi Nasution memulai kampanye pembatasan ponsel pada anak.

Atika, saat itu belum cuti sebagai wakil bupati, menyampaikan keresahannya terhadap maraknya judi daring (judi online), pornografi, dan peredaran narkoba yang sudah menyentuh kalangan anak-anak dan remaja. Dia meminta para orang tua untuk lebih mewawas aplikasi yang terinstal pada ponsel yang dipegang anak.

Dalam kesempatan itu, Atika mengingatkan bahwa permainan judi daring hanya akan menguntungkan bandar. Para pelaku hanya kebagian kemenangan kecil sementara kekalahan bisa bebera kali lipat dari yang didapatkan. Dapat 100 ribu, hilang 200 ribu, menang 300 ribu, kalah 500 ribu, katanya saat itu.

Setelah gong festival ditabuh, Atika kian masif menyampaikan pesan-pesan perlindungan anak dari judi daring, narkoba, dan pornografi. Hampir di setiap kesempatan, saat menyampaikan sambutan, pesan itu diulang-ulang calon wakil bupati nomor 2 tersebut.

Salah satunya di tengah acara Peringatan Hari Anak Nasional medio Agustus 2024. Seperti biasa, Atika mengawali pesan itu dengan meminta orang tua membatasi anak dari penggunaan ponsel berlebihan. Sebab, anak-anak belum bisa memilah dan memilih informasi yang ada di internet.

Bahkan dia meminta para orang tua mengaktifkan mode anak pada ponsel. Iniberfungsi untuk memfilter apa yang akan dilihat anak karena kadang ada selingan di media sosial atauYouTubeyang tidak layak ditonton anak-anak, pesannya saat itu.

Pada bulan yang sama ketika menghadiri acara perayaan HUT RI di Kecamatan Tambagan, dia kembali mengulang pesan serupa. Saat itu, dia meminta peran aktif tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam sosialisasi maupun pengawasan judi daring.

Menurutnya, dalam hal kerusakan, judi daring tak kalah dari narkoba. Sudah banyak contoh kasus. Terakhir saya baca berita ada anak menganiaya ibu kandungnya karena modal untuk main judionline. Tidak ada satu pun hal baik dari narkoba maupun judionline, tuturnya.

Pengulangan pesan itu terjadi dalam banyak kesempatan. Dia juga secara eksplisit menyampaikan keresahan terhadap hal-hal yang mulai menjerat anak di bawah umur itu. Melenceng sedikit bapak-ibu, saya minta mari sama-sama kita awasi anak-anak dari judi online dan narkoba, sebutnya dalam acaraMaulidirrasuldi Kotasiantar baru-baru ini.

Repetisi pesan itu menunjukkan kekhawatirannya pada masa depan anak-anak di kabupaten ini. Tidak ada pejabat atau tokoh lain di Bumi Gordang Sambilan yang menunjukkan kepedulian dan konsistensi serupa dengan Atika. Nalurinya, sebagai perempuan, untuk menciptakan generasi yang baik benar-benar terlihat.

Selain penggunaan ponsel berlebihan, ancaman pornorgrafi, judi daring, dan narkoba, hal lain yang terlihat sebagai prioritas Atika adalah kesehatan anak. Itu terlihat dalam banyak kesempatan.

Dia beberapa kali terdengar menyampaikan pesan agar orang tua lebih menjaga makanan anak. Sebab, di masa kini banyak anak yang mengalami gagal ginjal karena pengaruh makanan tidak sehat.

Tak heran, saat festival permainan leluhur di Kecamatan Tambangan dibuka pada Juni lalu, dia menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi. Untuk itu, dia pun mendorong setiap desa yang belum memilikialamanbolak(lapangan) agar segera diupayakan.

Atika menilai anak-anak mungkin berpikir hanya menikmati permainan, tapi esensinya mereka belajar banyak hal. Orang tua harus mendukung program ini sehingga tidak hanya menjadi sebatas seremonial, pungkas calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution ini.

Reporter: Rls

Tags: AtikaJudi OnlinenarkobaPornografi
ShareTweet
Next Post
Usai Bedah Visi-Misi, Tomas Muarasipongi Sepakat Pilih SAHATA

Usai Bedah Visi-Misi, Tomas Muarasipongi Sepakat Pilih SAHATA

Discussion about this post

Recommended

Komitmen Komisi DPRD Provsu untuk Wisata Sawah Sabarang

Komitmen Komisi DPRD Provsu untuk Wisata Sawah Sabarang

6 tahun ago
RSUD Panyabungan Ditargetkan Jadi Pusat Rujukan Utama Tabagsel pada 2030

RSUD Panyabungan Ditargetkan Jadi Pusat Rujukan Utama Tabagsel pada 2030

6 bulan ago

Popular News

  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukti Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda Metro Jaya Obral Nomor WA untuk Pengaduan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sahnan Pasaribu Didepak, Bupati Madina Lantik Afrizal Jadi Sekda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026