• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, September 22, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Aroma Dugaan Pungli Jabatan Kepala Sekolah di Dinas Pendidikan Madina

by Saparuddin Siregar
Kamis, 17 April 2025
0 0
0
Aroma Dugaan Pungli Jabatan Kepala Sekolah di Dinas Pendidikan Madina

Ilustrasi Pungli. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Aroma praktik pungutan liar alias pungli tercium di lingkungan Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina). Oknum pejabat tinggi di dinas ini diduga memungut uang hingga puluhan juta rupiah kepada sejumlah kepala sekolah untuk kepentingan mutasi jabatan.

Informasi yang diperoleh dari seorang kepala SMP Negeri di Panyabungan, dia mengaku telah menyerahkan sejumlah uang yang totalnya Rp25 juta kepada oknum pejabat di Dinas Pendidikan Madina agar dimutasi menggantikan kepala SMP Negeri favorit yang berada di Desa Panyabungan Tonga, Kecamatan Panyabungan, yang sebentar lagi memasuki masa pensiun.

Namun, dia mengaku hingga kini rencana mutasi itu belum terealisasi. Sementara kepala daerah sudah berganti seiring dilantiknya Saipullah Nasution menjadi Bupati Madina periode 2025-2030.

Kepala SMP Negeri ini mengaku khawatir uang yang dia setorkan hilang, karena bupati yang baru belum tentu menyetujui mutasi jabatan kepala sekolah.

Isu terkait setoran agar mendapat jabatan kepala sekolah ini makin santer di lingkungan Dinas Pendidikan Madina. Menurut informasi yang diperolah, diduga ada belasan orang yang telah menyetorkan uang pelicin agar mendapat jabatan kepala sekolah. Uang pelicinnya bervariasi antara Rp10 juta hingga Rp25 juta.

Sebelumnya, dikutip dari info.madina.go.id, ada 120 pejabat di lingkungan Pemkab Madina yang dimutasi pada 6 Maret 2025. Sekretaris Daerah (Sekda) Alamulhaq Daulay melantik para pejabat baru itu di Aula Kantor Bupati, Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan. Mereka yang dilantik terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas.

Usai pelantikan itu, beredar kabar bakal ada lagi gelombang mutasi kedua. Mutasi gelombang kedua ini ditengarai akan terjadi di lingkungan para kepala sekolah.

Namun, hingga serah terima jabatan bupati dari HM Jafar Sukhairi Nasution kepada H. Saipullah Nasution, mutasi gelombang kedua yang diisukan itu tidak terjadi.

Ketika kebenaran informasi tersebut dikonfirmasi melalui aplikasi pesan WhatsApp pada Selasa (15/4/2025), Plt. Kepala Dinas Pendidikan Madina Rahmad Hidayat tidak memberi penjelasan kendati pertanyaan klarifikasi yang dikirimkan redaksi sudah bertanda centang dua warna biru.

Sementara Bupati Madina H. Saipullah Nasution menyayangkan beredarnya isu pungli atau jual-beli jabatan kepala sekolah tersebut. Dia mempersilakan korban yang merasa dirugikan oleh oknum pejabat Dinas Pendidikan Madina agar melapor ke pihak kepolisian.

Itu (pungli) tindakan ilegal dan melanggar hukum. Kalau ada yang merasa tertipu atau dipungli dengan janji jabatan, silakan lapor ke polisi. Boleh juga melapor ke saya, kata Saipullah di kantornya, Selasa (15/4/2025).

Saipullah menegaskan, dirinya bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utammi akan berusaha maksimal menjalankan pemerintahan yang bersih dari praktik pungutan liar (pungli). Kedepan, kata dia, tidak akan ada kutipan kepada pejabat untuk mendapatkan jabatan.

Saya akan usahakan itu (tidak ada kutipan), tegas Saipullah.

Reporter: Sir

Tags: AromaDinas PendidikanKepala SekolahmadinaPungli
ShareTweet
Next Post
Mahasiswa KPI STAIN Madina Dalami Teknik Broadcasting di TVRI Sumut

Mahasiswa KPI STAIN Madina Dalami Teknik Broadcasting di TVRI Sumut

Discussion about this post

Recommended

Bupati Madina Kunjungi Siulangaling, Warga Ajukan Sejumlah Permintaan

Dinas PUPR Madina Usulkan Anggaran Rp 150 Miliar untuk Pembukaan Jalan ke Siulangaling

5 tahun ago
Nyaris Roboh, Bangunan Zaman Belanda di Kotanopan Sebaiknya Dibongkar

Nyaris Roboh, Bangunan Zaman Belanda di Kotanopan Sebaiknya Dibongkar

3 tahun ago

Popular News

  • Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    Berpapasan Jarak 20 Meter dengan Harimau, TNBG Amankan Warga dan Satwa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Usut Dugaan Pelanggaran Disiplin Jaksa dalam Penanganan Korupsi Smart Village Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Lantik 38 Kepala Sekolah, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026