• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Angka Kematian Tinggi, Penggunaan Antibiotik Disebut sebagai Silent Pandemic

by Redaksi
Kamis, 25 Agustus 2022
0 0
0
Angka Kematian Tinggi, Penggunaan Antibiotik Disebut sebagai Silent Pandemic

Ilustrasi.

ADVERTISEMENT

Bali, StartNews Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Dante Saksono Harbuwono mengatakan resistensi antibiotik akibat mikroba atau antimicrobial resistance (AMR) disebut sebagai silent pandemic. Pasalnya, angka kematian akibat AMR cukup tinggi.

Sebanyak 1,2 juta kematian itu terjadi, karena antibiotik yang tidak mempan lagi terhadap infeksi tertentu, kata Dante usai penutupan pertemuan Side Event AMR dalam rangkaian G20 di Bali, Rabu (24/8/2022).

Resistensi antibiotik akibat mikroba terjadi, karena protokol pengobatan yang sembarangan. Akibatnya, infeksi pada pasien bertambah parah dan ini yang menyebabkan angka kematian tinggi.

Indonesia menginisiasi pembahasan aturan penggunaan antibiotik dalam side event AMR, karena Indonesia salah satu negara tropis yang angka infeksinya tinggi. Pembahasan ini diperlukan untuk mengatur penggunaan antibiotik yang lebih rasional, sehingga kematian akibat kesalahan penggunaan antibiotik menjadi berkurang.

Selain itu, resistensi antibiotik akibat mikroba bisa berasal dari hewan dan tumbuhan. Wamenkes menyoroti pendekatan one health dalam merespons masalah tersebut.

Melalui pendekatan one health, dimana infeksi itu bisa berasal dari hewan, tumbuhan. Itu juga penting dilakukan, karena ternyata banyak sekali penggunaan antibiotik pada hewan dan tumbuhan yang tidak rasional yang menyebabkan resistensi pada manusia, ungkap Dante.

Dante mengatakan pandemi Covid-19 mengajarkan bahwa kegagalan dalam kesiapsiagaan akan mengakibatkan kegagalan di berbagai bidang. Hal yang sama berlaku untuk resistensi antimikroba.

Kita harus bersiap secara kolektif untuk mencegah bencana akibat AMR. Tidak ada satu industri pun yang dapat menghadapi ancaman ini sendirian. AMR membutuhkan banyak partisipasi dari berbagai pemangku kepentingan, ucap Dante.

Di tingkat nasional, Kementerian Kesehatan berkomitmen menjalin bekerja sama dengan kementerian teknis lainnya dan secara bersamaan melakukan transformasi sistem kesehatan.

Di antara inisiatif yang dilakukan, kami menawarkan penyelesaian masalah AMR, yakni dengan pembentukan inisiatif sains berbasis genom biomedis pada pengobatan yang bersifat presisi, ujar Dante.

Kedepan, kata dia, pihaknya akan mempercepat upaya penanggulangan AMR, terutama di Indonesia. Negara-negara G20 juga memiliki peran strategis untuk mendorong pencegahan dan pengendalian AMR yang berkelanjutan di tingkat nasional dan global.

Reporter: Rls

Tags: Angka KematianAntibiotikKemenkesSilent Pandemic
ShareTweet
Next Post
Sebut DPR dalam Kasus Ferdy Sambo, MKD Panggil Mahfud MD

Sebut DPR dalam Kasus Ferdy Sambo, MKD Panggil Mahfud MD

Discussion about this post

Recommended

50 Warga di Tapsel Terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya

50 Warga di Tapsel Terima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya

6 bulan ago
Sambut Ramadan 1447 H, Pemkab Madina Antisipasi Kelangkaan Stok Sembako

Sambut Ramadan 1447 H, Pemkab Madina Antisipasi Kelangkaan Stok Sembako

3 bulan ago

Popular News

  • Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dr. Mara Samin Lubis Dilantik Jadi Ketua STAIN Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris…! Keponakan Terpaksa Pindahkan Makam Paman-Bibiknya Demi Akhiri Konflik Warisan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sakti Matondang Klarifikasi Fakta Pembongkaran Makam Pasutri di Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rombongan Bupati Madina Studi Tiru Pengolahan Serai Wangi ke Garut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026