Berbeda dari biasanya, MPLS di SMPN 1 Padangsidimpuan diwarnai aksi basuh kaki orangtua oleh 352 siswa baru yang memicu tangis haru massal di hari pertama sekolah.
Padangsidimpuan, StartNews – Sebanyak 352 peserta didik baru di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan memulai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan aksi membasuh kaki orangtua mereka pada Senin (13/7/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai karakter dan memperkuat ikatan emosional antara anak dan orangtua sejak hari pertama menginjakkan kaki di jenjang sekolah menengah pertama.
Suasana haru langsung menyelimuti halaman sekolah saat prosesi sakral tersebut dimulai. Tangis dari para orangtua dan siswa pecah ketika anak-anak memeluk erat sosok yang selama ini berjuang membiayai dan mendampingi pendidikan mereka. Kegiatan ini menjadi pemandangan yang berbeda dari sekadar pengenalan fisik gedung sekolah pada umumnya.
Salah satu orangtua siswa, Mita (40), tidak mampu membendung air matanya saat sang putri, Berbi, bersimpuh membasuh kedua kakinya. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang pakaian ini mengaku momentum itu menjadi kesempatan emas yang berharga bagi dirinya.

“Kebetulan pas anak saya kelas 6, pas mau ujian, saya tidak punya kesempatan dan banyak waktu karena sibuk bekerja. Sekarang diberikan kesempatan kedua, saya sempatkan diri. Belajar yang baik ya, Nak,” ujar Mita dengan mata berkaca-kaca.
Hal senada juga diungkapkan oleh Halomoan (45), orangtua siswa lainnya. Dia mengapresiasi terobosan pihak sekolah yang menyelipkan agenda bermakna ini di tengah masa orientasi siswa baru.
“Bagus sekali untuk dijadikan kesempatan para orangtua mendoakan anak-anaknya. Semoga kedepan anak saya bisa lebih baik lagi,” tutur Halomoan.
Kepala SMP Negeri 1 Padangsidimpuan Batras Lubis mengatakan MPLS tahun ajaran 2026/2027 ini memang dirancang untuk menyeimbangkan antara adaptasi fasilitas sekolah dan pembentukan karakter.
Selama lima hari pelaksanaan, para siswa kelas VII tidak hanya diajak berkeliling melihat laboratorium IPA, laboratorium komputer, dan perpustakaan, tetapi juga dipersiapkan mentalnya.
“Karena SMP Negeri 1 merupakan sekolah yang mereka pilih, tentu kami ingin memperkenalkan seluruh fasilitas yang telah disediakan agar mereka merasa nyaman belajar di sini. Dengan adanya masa pengenalan ini, kami berharap anak-anak dapat mengenal sekolahnya dengan baik,” kata Batras.
Batras mengatakan pelaksanaan MPLS di sekolahnya juga mendapat perhatian khusus dan ditinjau langsung oleh Pemerintah Kota Padangsidimpuan. Rangkaian kegiatan orientasi ini nantinya ditutup pada hari kelima dengan panggung unjuk bakat dan penampilan talenta para peserta didik baru.
Reporter: Lily Lubis





Discussion about this post