Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan memimpin sertijab 24 pejabat utama dan Kapolres baru sekaligus menuntut komitmen nihil pelanggaran demi perbaikan pelayanan publik.
Medan, StartNews – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) 24 Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Senin (13/7/2026). Kapolda menekankan target nihil pelanggaran bagi seluruh pejabat baru.
Mutasi kali ini menyasar sejumlah posisi strategis di lingkungan Polda Sumut, mulai dari Dirreskrimum, Karorena, Karo SDM, Dirintelkam, Dirreskrimsus, Dirpamobvit, Kabidkum, Dirbinmas, Kabidkeu, Dansat Brimob, Ka SPN, Kabiddokkes, Karumkit Bhayangkara Tingkat II Medan, hingga pelantikan Dirlantas dan Kabidlabfor.
Sementara di tingkat wilayah, penyegaran kepemimpinan dilakukan pada sembilan posisi Kapolres, meliputi wilayah hukum Batu Bara, Langkat, Tapanuli Utara, Nias Selatan, Padangsidimpuan, Pelabuhan Belawan, Binjai, Tapanuli Selatan, serta pelantikan Kapolres Padanglawas Utara.
Pada momentum yang sama, Kapolda juga memberikan ucapan selamat atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada Brigjen Pol. Ricko Taruna Mauruh.
Dalam amanatnya, Irjen Pol. Whisnu mengatakan jabatan yang disandang bukanlah sebuah fasilitas kekuasaan, melainkan amanah berat yang menuntut keteladanan di lapangan. Dia memperingatkan para pejabat baru agar menjadi garda terdepan dalam menegakkan disiplin, sehingga budaya kerja yang sehat dapat tercipta dan menekan angka pelanggaran personel hingga ke titik nol.
“Jagalah dan tunaikan amanah jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Ciptakan prestasi, loyalitas, serta torehkan kinerja terbaik selama mengemban tugas di Polda Sumatera Utara,” tegas Irjen Pol. Whisnu Hermawan.
Kapolda juga mengapresiasi para pejabat lama yang telah mendedikasikan tenaga dan pikirannya demi menjaga kondusivitas Sumatera Utara selama ini. Bagi para pejabat yang baru, Whisnu mendesak agar mereka segera memetakan karakteristik kerawanan wilayah masing-masing dan memotong birokrasi yang menghambat pelayanan kepada masyarakat.
Reporter: Sir





Discussion about this post