DPW PKB Sumatera Utara menggelar Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK) bagi 130 kandidat Ketua DPC di 23 kabupaten/kota untuk mencari pemimpin yang visioner dan solutif.
Medan, StartNews – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Utara (DPW PKB Sumut) menggelar Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK) bagi calon ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten dan kota di Grand Antares Medan, Sabtu (9/5/2026). UKK ini upaya partai untuk bertransformasi menjadi organisasi yang lebih modern dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.
Ketua DPW PKB Sumut Ashari Tambunan mengatakan seleksi itu merupakan instrumen untuk menjamin nahkoda partai di daerah tidak hanya memiliki loyalitas tinggi, tetapi juga kapasitas intelektual dan visi besar.
Menurut dia, PKB ingin memutus rantai politik yang hanya mengandalkan popularitas tanpa substansi pengabdian.
“Alhamdulillah hari ini DPW PKB Sumatera Utara menyelenggarakan proses uji kelayakan dan kompetensi untuk mengevaluasi calon-calon ketua PKB di kabupaten/kota. Ini bagian dari upaya serius PKB untuk terus menata diri menjadi partai yang kuat dan dekat dengan masyarakat,” ujar Ashari.
Ashari menjelaskan, hasil uji kompetensi ini akan menjadi rujukan yang diserahkan kepada DPP PKB sebagai bahan pertimbangan final. Dia mengatakan pintu partai terbuka lebar bagi individu yang memiliki rekam jejak kontribusi nyata, meskipun sebelumnya tidak berada di dalam struktur kepengurusan.
“Kami berharap lahir pemimpin-pemimpin PKB yang punya energi besar, semangat pengabdian, dan program-program yang mampu membesarkan partai sekaligus memberi manfaat nyata bagi rakyat,” kata Ashari.
Dalam teknis pelaksanaannya, tim penataan kabupaten/kota bentukan DPP PKB telah memverifikasi sekitar 130 kandidat potensial yang berasal dari 23 daerah di Sumatera Utara. Proses ini menjadi ajang pembuktian bagi para calon untuk menunjukkan komitmen serta strategi konkret dalam membesarkan partai di wilayah masing-masing.
Ketua Tim UKK, Muniruddin Ritonga, mengatakan kehadiran dalam tahapan ini bersifat wajib dan menjadi syarat mutlak bagi siapapun yang ingin memimpin DPC. Anggota DPRD Sumut ini menyatakan ketidakhadiran dalam proses UKK secara otomatis menggugurkan kesempatan kandidat untuk dipertimbangkan oleh pengurus pusat.
“Melalui momentum ini sudah menemukan cara baru dalam hal rekrutmen kader-kader potensial anak bangsa untuk menjadi pemimpin PKB kedepan. UKK ini prosedur yang harus dilalui. Kalau dia sudah mendaftar tetapi di momentum UKK ini dia tidak hadir, maka hampir dipastikan dia tidak akan bisa ikut lagi dipertimbangkan DPP untuk menjadi calon ketua,” tegas Muniruddin.
Muniruddin menambahkan, forum ini juga berfungsi sebagai ruang diskusi tatap muka langsung antara tim penguji pusat dengan para calon untuk membedah kapasitas kepemimpinan mereka secara mendalam. Dia optimistis 130 kandidat yang terjaring merupakan putra-putri terbaik Sumatera Utara yang siap mengemban amanat rakyat.
Reporter: Rls




Discussion about this post