• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Mei 5, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Kemenkes Investigasi Dugaan Malapraktik RS Permata Madina Panyabungan

by Redaksi
Selasa, 5 Mei 2026
0 0
0
Kemenkes Investigasi Dugaan Malapraktik RS Permata Madina Panyabungan

Kemenkes menginvestigasi dugaan malapraktik di RS Permata Madina, Panyabungan, setelah pasien RSH kehilangan lengan kiri. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Kemenkes menginvestigasi dugaan malapraktik di RS Permata Madina, Panyabungan, setelah pasien RSH kehilangan lengan kiri.

Panyabungan, StartNews – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menginvestigasi kasus dugaan malapraktik atau kelalaian medis yang melibatkan RS Permata Madina, Panyabungan, terhadap pasien berinisial RSH. Investigasi ini menyusul laporan mengenai penanganan medis yang diduga tidak sesuai prosedur hingga menyebabkan dampak fatal bagi pasien.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Madina dr. Fransiska Lubis mengatakan pihak Kemenkes telah dua kali mengadakan rapat daring untuk membahas kasus ini. Koordinasi tersebut melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan RSUP M. Djamil Padang sebagai rumah sakit rujukan.

Fransiska menjelaskan, pihaknya telah mengambil langkah responsif sejak somasi dilayangkan oleh pihak pasien pada awal April 2026. Dinkes Madina segera menyurati manajemen rumah sakit dan melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk mengumpulkan keterangan awal mengenai kronologi penanganan medis tersebut.

“Tanggal 6 April kami langsung menyurati RS Permata Madina, sorenya kami turun ke rumah sakit untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut, tanggal 7 kami juga turun,” kata Fransiska di Panyabungan, seperti dirilis baswaratime.com, Selasa (5/5/2026).

Menurut dia, Kemenkes memerintahkan penyelidikan yang lebih mendetail setelah pertemuan daring pertama pada 8 April 2026. Dalam pertemuan lanjutan yang digelar pada 29 April 2026, Kemenkes mempertegas instruksi agar RS Permata Madina menyerahkan laporan medis secara menyeluruh guna membandingkan data dengan laporan dari RSUP M. Djamil Padang.

“Kami diminta investigasi lebih detail dan RS Permata Madina diharuskan menyerahkan laporan penanganan pasien secara detail, termasuk juga laporan dari RSUP M. Djamil Padang,” ujar Fransiska.

Terkait kewenangan sanksi atau tindakan hukum kedepan, Fransiska menegaskan posisi Dinkes Madina saat ini menjalankan fungsi pengawasan sesuai arahan pusat. Dia menyatakan keputusan akhir mengenai status kasus ini sepenuhnya berada di tangan Kementerian Kesehatan. Namun, pihaknya menjamin akan terus memantau perkembangan kasus ini secara serius.

Sementara Direktur RS Permata Madina Evan Doni mengakui adanya proses investigasi yang sedang berjalan serta permintaan laporan mendetail dari otoritas kesehatan. Saat dikonfirmasi mengenai surat permintaan keterangan dari Dinkes Madina dan keterlibatan Kemenkes, dia memberikan pernyataan singkat. “Ya, benar,” jawab Doni.

Kasus ini mencuat setelah dua pasien melayangkan somasi terhadap RS Permata Madina atas dugaan kelalaian medis. Pasien RSH dilaporkan harus kehilangan lengan kirinya setelah menjalani perawatan yang awalnya didiagnosa mengalami gangguan lambung.

Kasus lainnya melibatkan pasien dari Kecamatan Panyabungan yang diduga dioperasi usus buntu tanpa prosedur penunjang seperti USG, yang berujung pada infeksi serius dan operasi berulang.

Reporter: Sir

Tags: InvestigasiKemenkesMalapraktikpanyabunganRS Permata Madina
ShareTweet
Next Post
Wabup Atika Pastikan Bantuan Pemkab Madina untuk Korban Kebakaran Lumban Pinasa

Wabup Atika Pastikan Bantuan Pemkab Madina untuk Korban Kebakaran Lumban Pinasa

Discussion about this post

Recommended

Ibu-ibu Usir Penambang Emas Ilegal di Tapus

Ibu-ibu Usir Penambang Emas Ilegal di Tapus

4 tahun ago
Kasus di Parbaungan, Anak Curi Uang Rp173 Juta dari Toko Orangtuanya

Kasus di Parbaungan, Anak Curi Uang Rp173 Juta dari Toko Orangtuanya

1 tahun ago

Popular News

  • Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rotasi Pejabat Lagi, Sahnan Pasaribu Jadi Plt. Kadis PUPR Madina Gantikan A. Faisal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Perkim dan Plt. Kadis Kominfo Madina Digeser, Ini Penggantinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025