Gunung Sorik Marapi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Madina, menunjukkan aktivitas vulkanik berupa asap kawah putih dan rentetan gempa vulkanik dalam. Masyarakat dilarang mendekat dalam radius 1.500 meter.
Panyabungan, StartNews – Gunung Sorik Marapi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, saat ini menunjukkan aktivitas vulkanik yang terpantau jelas dengan kemunculan asap kawah putih setinggi 20 hingga 30 meter dari puncak.
Berdasarkan hasil pengamatan visual terbaru, gunung api ini terlihat jelas meskipun terkadang tertutup kabut. Sementara cuaca di sekitar kawasan terpantau cerah hingga berawan dengan embusan angin lemah hingga sedang menuju arah timur, tenggara, dan selatan.
Data kegempaan menunjukkan adanya aktivitas di bawah permukaan yang cukup signifikan. Terekam sebanyak enam kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo berkisar antara 4 hingga 43 mm. Selain itu, petugas juga mencatat adanya tiga kali gempa tektonik jauh dengan durasi mencapai 232 detik, yang menandakan dinamika tektonik di sekitar wilayah tersebut masih terus berlangsung.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Sorik Marapi menegaskan pentingnya kewaspadaan bagi warga yang bermukim di sekitar lereng gunung untuk tidak meremehkan kondisi visual yang terlihat tenang.
Pihaknya meminta masyarakat untuk mematuhi zona aman yang telah ditetapkan guna menghindari risiko yang tidak diinginkan akibat aktivitas vulkanik yang bisa berubah sewaktu-waktu.
“Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak memasuki wilayah radius 1.500 meter dari pusat kawah utama atau puncak Gunung Sorik Marapi,” tegas pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam keterangan resminya.
Selain area puncak, otoritas terkait juga mengeluarkan larangan keras bagi warga untuk memasuki area kawah-kawah aktif lainnya seperti Kawah Sibangor Tonga dan Kawah Sibangor Julu. Langkah ini diambil untuk menghindari potensi bahaya semburan lumpur serta gas beracun yang dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa ada tanda-tanda awal yang jelas.
Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya atau berita bohong yang sering beredar di media sosial. Pemerintah daerah setempat saat ini terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan di Desa Sibangor Tonga guna memastikan mitigasi bencana berjalan dengan maksimal serta menjaga suasana tetap kondusif di tengah masyarakat.
Reporter: Sir





Discussion about this post