• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Maret 7, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Terganjal Status Kerusakan, Empat Keluarga Penyintas Longsor Tapsel Terlunta-lunta

by Redaksi
Jumat, 6 Maret 2026
0 0
0
Terganjal Status Kerusakan, Empat Keluarga Penyintas Longsor Tapsel Terlunta-lunta

Pasca bencana longsor pada November 2025, Kampung Durian, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan sudah tidak berpenghuni lagi. (FOTO: ANTARA)

ADVERTISEMENT

Empat keluarga penyintas bencana Tapanuli Selatan (Tapsel) menagih kepastian hunian tetap (huntap) setelah terganjal status kerusakan rumah meski dihantui trauma longsor susulan.

Tapsel, StartNews – Ketidakpastian menyelimuti nasib sejumlah warga Kampung Durian, Desa Batu Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Meski sudah lebih dari tiga bulan berlalu sejak bencana maut pada 25 November 2025, sebanyak empat kepala keluarga (KK) hingga kini belum mendapatkan kepastian mengenai hak hunian tetap (huntap), karena rumah mereka dianggap tidak mengalami kerusakan fisik secara langsung.

Kondisi ini memicu kekhawatiran bagi warga yang rumahnya berada tepat di bawah zona bahaya bukit retak.

Sugiman, salah satu warga terdampak, mengungkapkan, meski bangunan rumahnya masih berdiri, ancaman longsor susulan membuat hunian tersebut tidak lagi layak untuk ditempati demi keselamatan nyawa.

“Sejak bencana itu kami tidak berani lagi tidur di rumah. Trauma dan takut longsor susulan. Apalagi delapan dari 22 korban merupakan keluarga dekat,” ujar Sugiman, dirilis antaranews,  Kamis (5/3/2026).

Sugiman menjelaskan, dari total 19 KK yang menghuni Kampung Durian, sebanyak 15 rumah masuk dalam daftar penerima huntap yang direncanakan pemerintah di Dusun Taman Sari, Desa Hapesong Baru. Namun, dia bersama tiga rekannya, Kerman, Loso, dan Juliadi, justru tereliminasi dari daftar tersebut meski telah melalui proses pendataan awal oleh pemerintah daerah.

Ketidakjelasan status ini memaksa Sugiman dan keluarganya mengungsi secara mandiri dengan menyewa rumah di wilayah Batangtoru. Di tengah keterbatasan ekonomi pascabencana, dia harus merogoh uang Rp300 ribu per bulan, belum termasuk biaya listrik dan air, demi menghindari lokasi rawan bencana di kampung halamannya.

Kepala Desa Batu Godang Mahmudin Sihombing membenarkan keempat keluarga tersebut memang tidak tercatat sebagai penerima bantuan hunian baru. Menurut dia, kriteria penerima saat ini masih terpaku pada kondisi fisik bangunan saat bencana terjadi, di mana rumah keempat warga tersebut tidak mengalami kerusakan signifikan.

Di sisi lain, Camat Batangtoru Mara Tinggi Siregar mengatakan saat ini pemerintah pusat sedang menggenjot pembangunan 227 unit hunian tetap di Dusun Taman Sari. Dari jumlah tersebut, 19 unit sedianya dialokasikan untuk warga Kampung Durian. Namun, sinkronisasi data terkait warga yang terdampak trauma dan relokasi kawasan masih menjadi persoalan yang menunggu solusi konkret.

Kini, warga yang terabaikan oleh indikator kerusakan fisik ini hanya bisa berharap ada kebijakan diskresi dari pemerintah. Mengingat Kampung Durian telah dinyatakan sebagai zona relokasi, menetap di sana bukanlah pilihan bijak, sementara tinggal di kontrakan tanpa kepastian bantuan huntap menjadi beban berat yang sulit dipikul dalam jangka panjang.

Reporter: Sir

Tags: Empat KeluargaPenyintas LongsorStatus KerusakanTapselTerlunta-lunta
ShareTweet
Next Post
Akhiri Tragedi Sungai Maut, Bobby Nasution Resmikan Jembatan Aek Sipange di Tapsel

Akhiri Tragedi Sungai Maut, Bobby Nasution Resmikan Jembatan Aek Sipange di Tapsel

Discussion about this post

Recommended

Muzani Sebut Gerindra Bukan Partai Kos-kosan dan Taksi yang Bisa Di-charter

Muzani Sebut Gerindra Bukan Partai Kos-kosan dan Taksi yang Bisa Di-charter

4 tahun ago
Polda Sumut Jemput Paksa Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina

Polda Sumut Jemput Paksa Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina

4 tahun ago

Popular News

  • Menaklukkan Aspal Sumatera, Ini Jalur Mudik Terbaik dari Jakarta ke Bukittinggi

    Menaklukkan Aspal Sumatera, Ini Jalur Mudik Terbaik dari Jakarta ke Bukittinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua Yayasan SPS Soroti Ketidakjelasan Regulasi Program MBG di Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Penjelasan Wakapolda Sumut Terkait Penertiban PETI di Perbatasan Tapsel-Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel-Madina Beromzet Rp1,5 Miliar per Hari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Sumut Sita Dua Ekskavator Tambang Emas Ilegal di Siabu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025