• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Juni 19, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Perjalanan Dua Hari Wabup Atika Menyapa Korban Siklon Senyar di Pantai Barat

by Redaksi
Jumat, 12 Desember 2025
0 0
0
Perjalanan Dua Hari Wabup Atika Menyapa Korban Siklon Senyar di Pantai Barat
ADVERTISEMENT

Batahan, StartNews — Angin di pesisir Pulau Tamang tak lagi menderu marah seperti dua pekan lalu. Namun, jejak yang ditinggalkannya masih tergurat jelas di wajah para warga dan bangunan yang berdiri ringkih di sana.

Di tengah sisa-sisa dampak bencana itu, Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution hadir menapaki pasir pantai yang mulai terkikis. Jumat (12/12)/2025) ini menjadi penutup rangkaian perjalanan panjang dan melelahkan selama dua hari, menyusuri jejak kehancuran yang ditinggalkan oleh Siklon Tropis Senyar.

Dua pekan sebelumnya, langit Madina seolah tak berhenti menangis. Siklon Senyar membawa curah hujan ekstrem yang menghantam kabupaten ini tanpa ampun. Sebanyak 20 kecamatan lumpuh, dikepung banjir, dihantam longsor, hingga disapu angin kencang.

Di Pulau Tamang, Kecamatan Batahan, Atika tidak hanya datang untuk menyerahkan bantuan logistik. Matanya menatap nanar ke arah SDN 339 Pulau Tamang. Sekolah itu kekurangan ruang kelas, memburamkan mimpi anak-anak pulau untuk belajar dengan layak. Tak jauh dari sana, dia menyaksikan bagaimana air laut perlahan, tetapi pasti menggerogoti daratan.

“Tanah ini butuh pelindung,” tersirat dari diskusinya bersama warga. Pembangunan dek pemecah ombak bukan lagi sekadar keinginan, melainkan kebutuhan mendesak agar pulau ini tak semakin mengecil ditelan samudera.

 

Perjalanan emosional ini sejatinya telah dimulai sehari sebelumnya. Sebelum menjejakkan kaki di Pulau Tamang, Atika membawa rombongan menembus Kecamatan Sinunukan dan wilayah selatan Batahan.

Di Sinunukan, ratusan warga sempat terusir dari rumah mereka sendiri akibat banjir yang merendam empat desa. Namun, kisah paling memilukan datang dari Dusun Koto Puat, Desa Batu Sondet, di Kecamatan Batahan.

Warga di sana masih ingat betul bagaimana air naik dengan buas pada puncak banjir tanggal 26 hingga 28 November 2025. Bukan sekadar genangan, air merendam permukiman hingga setinggi 3,5 meter. Sebuah ketinggian yang menenggelamkan atap, harta benda, dan rasa aman. Sebanyak 100 nyawa di dusun itu harus diungsikan, menyelamatkan diri dari kepungan air yang seolah ingin menelan kampung halaman mereka.

Kehadiran Atika di tengah-tengah mereka bukan sekadar simbol birokrasi, melainkan hadirnya “telinga” pemerintah. Di sela-sela penyerahan bantuan, aspirasi warga mengalir deras. Mereka lelah hidup dalam waswas setiap kali hujan turun.

Selain meminta perbaikan fasilitas umum yang luluh lantak, satu permintaan warga terdengar begitu nyaring, yakni gedung evakuasi. Mereka membutuhkan tempat tinggi yang kokoh, sebuah benteng perlindungan agar saat alam kembali murka, mereka tak perlu lagi bingung mencari tempat berpijak.

Kunjungan pada Jumat sore itu menutup safari kemanusiaan Wabup Atika. Meski lumpur sisa banjir mungkin akan segera kering, pemulihan trauma dan pembangunan kembali infrastruktur di Madina baru saja dimulai. Kehadiran pemerintah di Pulau Tamang dan desa-desa terdampak lainnya menjadi setitik cahaya harapan bahwa mereka tidak berjuang sendirian.

Reporter: Sir

Tags: KorbanPantai BaratperjalananSiklon SenyarWabup Atika
ShareTweet
Next Post
Jumat Berkah TP PKK Madina Sasar Anak Yatim Aek Galoga, Ajak Doakan Korban Bencana

Jumat Berkah TP PKK Madina Sasar Anak Yatim Aek Galoga, Ajak Doakan Korban Bencana

Discussion about this post

Recommended

Dinas pertanian Akan Buat Penangkaran Bawang Merah di Lumban Pasir

Dinas pertanian Akan Buat Penangkaran Bawang Merah di Lumban Pasir

6 tahun ago
Tumpukan Sampah di Jalan Utama Panyabungan Sudah Diangkut

Tumpukan Sampah di Jalan Utama Panyabungan Sudah Diangkut

5 tahun ago

Popular News

  • Mensesneg Ungkap Alasan Pencopotan Dadan dari Jabatan Kepala BGN

    Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isak Tangis Istri dan Pesan Terakhir Muhammad Solih dari Lubang Tambang Emas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026