• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Juli 10, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

PKB Madina Bersyukur, Gus Dur Ditetapkan Jadi Pahlawan Nasional

by Redaksi
Selasa, 11 November 2025
0 0
0
PKB Madina Dukung Aksi Damai di Kantor Trans7 Jakarta

Khoiruddin Faslah Siregar. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews – DPC Partai Kebangkitan Bangsa Mandailing Natal (PKB Madina) mengapresiasi dan memuji keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menetapkan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai pahlawan nasional.

“Alhamdulillah, tentunya kita sangat bersyukur, karena Gus Dur, guru bangsa kita semua ditetapkan sebagai pahlawan nasional,” kata Ketua DPC PKB Madina Khoiruddin Faslah Siregar ketika dimintai komentarnya di Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Menurut dia, segenap kader PKB di Nusantara, termasuk di Madina, merasa bahagia atas penganugerahan gelar pahlawan nasional kepada almarhum Gus Dur, pendiri PKB yang juga dijuluki Bapak Pluralisme.

Sejatinya, menurut Faslah, PKB sudah sejak lama mengusulkan gelar pahlawan untuk Gus Dur hingga akhirnya ditetapkan oleh Presiden Prabowo. Dia menilai Presiden Prabowo peka terhadap keinginan warga Nahdliyin dengan menetapkan Gus Dur sebagai pahlawan nasional.

Penetapan Gus Dur Bersama Sembilan tokoh lainnya sebagai pahlawan nasional berdasarkan Keppres No 116/TK Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.

Gus Dur menjabat sebagai Presiden ke-4 RI usai terpilih melalui mekanisme pemilihan di MPR pada 1999 sampai dimakzulkan pada Juli 2001 silam. Selain menjabat sebagai Presiden, Gus Dur merupakan kyai pentolan Nahdlatul Ulama.

Gus Dur merupakan cucu pendiri NU KH Hasyim Asyari dan anak dari Wahid Hasyim. Gus Dur juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PBNU. Gus Dur dijuluki sebagai Bapak Pluralisme Indonesia, salah satunya karena kebijakannya bagi etnis Tionghoa.

Saat menjabat sebagai presiden, Gus Dur mencabut Instruksi Presiden No. 14 Tahun 1967 pada era Presiden Soeharto yang melarang perayaan Imlek.

Reporter: Sir

Tags: GUS-DURPahlawan NasionalPKB madina
ShareTweet
Next Post
Bupati Tapsel Sampaikan KUA PPAS Tahun Anggaran 2026

Bupati Tapsel Sampaikan KUA PPAS Tahun Anggaran 2026

Discussion about this post

Recommended

Dinilai Buat Gaduh, IM3 Minta Bupati Copot Kaban BKD Madina

Dinilai Buat Gaduh, IM3 Minta Bupati Copot Kaban BKD Madina

6 tahun ago
Soal Penanganan Stunting, Wabup Madina Minta TPPS Tak Banyak Program

Soal Penanganan Stunting, Wabup Madina Minta TPPS Tak Banyak Program

3 tahun ago

Popular News

  • Seleksi Terbuka JPTP dan Aroma Tak Sedap di Akar Birokrasi

    Seleksi Terbuka JPTP dan Aroma Tak Sedap di Akar Birokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keuangan Madina Oleng, Bupati Sebut Anggaran PPPK 2026 Kuras Kas Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Penambang Emas Ilegal Tewas di Batangnatal, Polisi Bidik Sisi Pidana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Sumut Audit Stadion HM Nurdin Padangsidimpuan Jelang Konser Bulls Motion

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026