• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Mei 14, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Dikunjungi 10 Legislator Sumut Dapil 7, Bupati Tapsel Keluhkan Ruang Fiskal yang Terbatas

by Redaksi
Kamis, 10 Juli 2025
0 0
0
Dikunjungi 10 Legislator Sumut Dapil 7, Bupati Tapsel Keluhkan Ruang Fiskal yang Terbatas

Sepuluh anggota DPRD Sumut dari Dapil 7 saat kunjungan kerja ke Pemkab Tapsel, Rabu (9/7/2025). (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Tapsel, StartNews Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu mengeluhkan kondisi ruang fiskal yang sempit atau anggaran yang terbatas akibat pemangkasan dana transfer dari pusat. Jumlahnya mencapai Rp113,5 miliar dan paling besar di antara kabupaten/kota se-Sumut.

Gus Irawan menyampaikan keluhan itu di hadapan sepuluh anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari daerah pemilihan tujuh (Dapil 7) saat kunjungan kerja ke Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tapsel, Rabu (9/7/2025).

Mereka adalah Aswin Parinduri, Derliana Siregar, dan Syamsul Qamar dari Partai Golkar. Abdul Rahim Siregar (PKS), Roby Agusman Harahap (NasDem), Rahmat Rayyan Nasution (Gerindra), Syahrul Efendi Siregar (PDIP), Tondi Roni Tua (Demokrat), Muniruddin (PKB), dan Hermansyah Lubis (PAN).

Kunjungan itu untuk pengawasan dan evaluasi Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPJP) APBD Provinsi Sumut tahun anggaran 2024. Kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di empat pemerintahan daerah lainnya di Tabagsel.

Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu dan Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga bersama Sekretaris Daerah Sofyan Adil, para Asisten, dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menerima dengan ramah kunjungan para legislator provinsi tersebut.

Gus Irawan menjelaskan, saat ini Tapsel mengalami kondisi ruang fiskal yang sempit atau anggaran yang terbatas akibat pemangkasan dana transfer dari pusat. Jumlahnya mencapai Rp113,5 miliar dan paling besar di antara kabupaten/kota se-Sumut.

Di sisi lain, akibat banyaknya pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di periode sebelumnya, menyebabkan anggaran Pemkab Tapsel harus dialihkan untuk pertambahan gaji atau belanja pegawai. Jumlahnya mencapai Rp200 miliar.

“Situasi global dan nasional saat ini sangat berdampak pada daerah. Kami mengalami pemotongan DAU dan DAK sebesar Rp113,5 miliar. Sementara belanja pegawai meningkat sekitar Rp200 miliar. Ini kondisi yang sangat tidak mudah bagi kami,” ujar Gus Irawan.

Dia meminta bantuan anggota DPRD Sumut, khususnya dari Dapil 7, agar memperjuangkan penambahan alokasi pembangunan dan transfer dana provinsi ke Tapsel, khususnya untuk infrastruktur yang mendukung program ketahanan pangan.

Sebab, kata Gus Irawan, saat ini Pemkab Tapsel memprioritaskan pembangunan infrastruktur pertanian guna mendukung ketahanan pangan daerah. Program ini sejalan dengan program nasional yang tengah digencarkan pemerintah pusat.

“Kami fokus memperkuat ketahanan pangan melalui infrastruktur pendukung. Kami sangat berharap dukungan pemerintah provinsi tetap maksimal, meski di tengah situasi sulit yang sama-sama kita rasakan, terangnya.

Ketua rombongan DPRD Sumut, Roby Agusman, mengakui kondisi keuangan daerah cukup sulit di tengah kebijakan efisiensi anggaran secara nasional. Ia juga mengakui bahwa saat ini terjadi hambatan pencairan Dana Bagi Hasil (DBH) dan Barang Kena Pajak (BKP) dari Provinsi Sumatera Utara ke seluruh kabupaten/kota. Totalnya mencapai Rp2,8 triliun.

Mereka telah mengunjungi Pemkab Padanglawas Utara (Paluta), Padanglawas (Palas), Pemko Padangsidimpuan, dan selanjutnya akan ke Mandailing Natal (Madina). Diakuinya, semua pemerintah daerah mengeluhkan dan berharap hal yang sama dengan Tapsel.

Kami telah berdiskusi dengan gubernur. Dana yang Rp2,8 triliun itu akan dibayarkan secara bertahap, karena harus disesuaikan dengan kondisi fiskal dan efisiensi belanja. Aspirasi daerah akan kami tampung dan bahas dalam rapat paripurna mendatang, ujar Roby.

Reporter: Lily Lubis

Tags: Bupati TapselDapil 7LegislatorRuang FiskalSumut
ShareTweet
Next Post
Dukung Swasembada Pangan, Forkopincam Kotanopan Tanam Jagung Serentak

Dukung Swasembada Pangan, Forkopincam Kotanopan Tanam Jagung Serentak

Discussion about this post

Recommended

Kolaborasi dengan Pramuka, Al Washliyah Bagi Takjil

Kolaborasi dengan Pramuka, Al Washliyah Bagi Takjil

5 tahun ago
Wali Kota Padangsidimpuan Bantu Korban Kebakaran di Kelurahan Wek IV

Wali Kota Padangsidimpuan Bantu Korban Kebakaran di Kelurahan Wek IV

2 tahun ago

Popular News

  • Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dr. Mara Samin Lubis Dilantik Jadi Ketua STAIN Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris…! Keponakan Terpaksa Pindahkan Makam Paman-Bibiknya Demi Akhiri Konflik Warisan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sakti Matondang Klarifikasi Fakta Pembongkaran Makam Pasutri di Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah Perencanaan Anggaran, Tukin dan Serdos STAIN Madina Terancam Tak Cair 9 Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026