• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Pengabdian Dua Dekade, Guru Honorer MAN 3 Palas Ini Akhirnya Lulus PPPK

by Redaksi
Minggu, 8 Juni 2025
0 0
0
Pengabdian Dua Dekade, Guru Honorer MAN 3 Palas Ini Akhirnya Lulus PPPK
ADVERTISEMENT

Palas, StartNews Suasana haru menyelimuti ruang guru MAN 3 Padanglawas (Palas) . Erli Yanti, S.Pd., seorang guru honorer yang telah mengabdi lebih dari dua dekade, tampak tak kuasa menahan air mata. Erli Yanti asal Padangsidimpuan sudah 22 tahun mengabdi serta tinggal di rumah kontrakan tempatnya mengajar.

Suara langkah kaki yang tergesa di jalan tanah Marenu menjadi pertanda bahwa Erli Yanti sudah bersiap memulai harinya.

Dengan naik bus perjalanan dari Padangsidimpuan menuju Meranu, Palas dia lalui sekali sebulan, jarak yang kurang lebih 139 kilometer menuju MAN Marenu yang kini bertransformasi menjadi MAN 3 Palas, bukan karena gaji yang besar, tapi karena cinta pada profesi dan harapan untuk masa depan anak-anak di pedalaman.

Tangannya gemetar saat menerima SK kelulusan PPPK 2024. Setelah 22 tahun mengabdi dengan gaji Rp130.000, perjuangannya akhirnya membuahkan hasil. Ya Allah, akhirnya dikabulkan juga. Ini penantian panjang, ucap Erli.

Sejak tahun 2002, Erli Yanti telah mengabdikan hidupnya di dunia pendidikan. Setiap pagi dia menempuh perjalanan dari kontrakan ke madrasah dengan jalan kaki, mengenakan seragam sederhana dan senyum tulus. Tak pernah dia mengeluh, meski penghasilan sebagai guru honorer sangat jauh dari kata cukup.

Dia dikenal sebagai sosok yang sabar, sederhana, dan penuh dedikasi. Tak pernah sekalipun dia meninggalkan kewajibannya, meski selama bertahun-tahun gajinya bahkan tak cukup untuk membeli beras satu karung.

Dulu waktu awal-awal, gaji saya cuma Rp130 ribu. Saya pulang ke Padangsidimpuan sekali dalam sebulan. Ongkos pulang 15 ribu dari simpang Marenu ke Padangsidimpuan. Tapi, saya tetap datang ke madrasah, karena mengajar sudah jadi panggilan hati, kenangnya.

Banyak yang bertanya mengapa dia tetap bertahan. Tapi, bagi Erli Yanti, mengajar adalah bentuk pengabdian yang tak bisa diukur dengan materi. Dia mengajar dengan hati, membimbing siswa tidak hanya dalam pelajaran, tapi juga dalam nilai-nilai akhlak dan kehidupan.

Anak-anak di sini adalah semangat saya. Melihat mereka berhasil adalah kebahagiaan terbesar, tambahnya.

Meski berkali-kali mengikuti seleksi pengangkatan guru, nasib baik belum berpihak. Namun, dia tak pernah menyerah. Tahun 2024 menjadi titik balik dalam hidupnya. Setelah mengikuti seleksi PPPK dengan tekun dan doa yang tak putus, akhirnya namanya dinyatakan lulus.

Kabar itu segera menyebar di lingkungan madrasah. Para siswa dan guru menyambutnya dengan sukacita. Banyak yang terharu, sebab mereka tahu betapa panjang perjuangan Bu Erli selama ini.

Kepala MAN 3 Palas Hj. Nuraini, S.Ag, MA, turut memberikan apresiasi atas perjuangan Erli Yanti. Beliau adalah contoh nyata guru sejati. Loyalitas dan ketekunannya luar biasa. Kami sangat bersyukur beliau akhirnya mendapat pengakuan yang layak, ujarnya.

Kini, dengan SK PPPK di tangan, Erli Yanti merasa kehidupannya jauh lebih tenang. Dia tak lagi dihantui ketidakpastian status dan bisa lebih fokus mengajar tanpa beban berat soal ekonomi.

Bukan soal statusnya, tapi soal keadilan bagi guru-guru honorer seperti saya. Saya harap, masih banyak teman seperjuangan yang akan menyusul, tuturnya dengan senyum penuh haru.

Reporter: Rls

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags: Dua DekadeGuru HonorerMAN 3 PalasPPPK
ShareTweet
Next Post
Bobby Nasution Siapkan Training Center Timnas U-17 di Sumut

Bobby Nasution Siapkan Training Center Timnas U-17 di Sumut

Discussion about this post

Recommended

Stan Laru Lombang Sajikan Panganon Rabar Rindang dan Kinca Durian

Stan Laru Lombang Sajikan Panganon Rabar Rindang dan Kinca Durian

1 tahun ago
Sutarto Resmi Jadi Ketua DPRD Sumut untuk Sisa Waktu Lima Bulan

Sutarto Resmi Jadi Ketua DPRD Sumut untuk Sisa Waktu Lima Bulan

2 tahun ago

Popular News

  • Jamin Kecukupan Penumpang Pesawat, Kepala Daerah se-Tabagsel Sepakat Hidupkan Dua Bandara

    Jamin Kecukupan Penumpang Pesawat, Kepala Daerah se-Tabagsel Sepakat Hidupkan Dua Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Pejabat Eselon II Pemkab Madina Sertijab, Wajah Baru Stok Lama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026