• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Mei 5, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Ketua Komisi VIII DPR Kecewa, Bus Pengangkutan Jamaah Tak Sesuai Kesepakatan

MAKKAH

by Redaksi
Kamis, 5 Juni 2025
0 0
0
Ketua Komisi VIII DPR Kecewa, Bus Pengangkutan Jamaah Tak Sesuai Kesepakatan

Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus anggota Timwas, Marwan Dasopang, saat memantau penggunaan bus Shalawat dan bus sekolah dalam pengangkutan jAmaah ke Arafah di Makkah, Rabu (4/6/2025). (FOTO: alfat/vel)

ADVERTISEMENT

Makkah, StartNews Ketua Komisi VIII DPR RI yang juga Anggota Tim Pengawas Haji (Timwas), Marwan Dasopang (Mardas) menyoroti penggunaan bus Shalawat dan bus sekolah untuk pengangkutan jamaah ke Arafah menjelang puncak haji. Mardas kecewa terhadap pelaksanaan layanan transportasi jamaah menuju Arafah, karena tidak sesuai kesepakatan.

“Ya, kita tentu kecewa. Bus yang digunakan itu tidak seperti yang kita putuskan, yaitu bus masyarakat. Bukan bus sekolah, bukan pula bus Shalawat,” kata Mardas dalam pemantauan langsung di Jarwal, Sektor 7, Hotel 701, Makkah, Rabu (4/6/2025).

Diketahui, Timwas DPR RI mendapati bahwa masih ada jamaah yang diangkut menggunakan bus Shalawat maupun bus sekolah. Padahal, telah disepakati bahwa armada yang digunakan untuk perjalanan ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) adalah bus Masyair, yaitu bus khusus yang disiapkan untuk puncak ibadah haji.

Meski secara teknis armada tersebut masih mampu mengangkut jamaah dengan aman, menurut dia,tetapi dari sisi kenyamanan, kesiapan, dan kesesuaian fungsi, penggunaan bus non-Masyair patut dievaluasi.

Ini jadi bahan evaluasi. Kok bisa bus sekolah dan bus Shalawat masih digunakan untuk mengangkut jamaah ke Arafah? Padahal mereka seharusnya mendapat layanan dari bus khusus, ujar politisi Fraksi PKB itu.

Bus Shalawat dan bus Masyair sejatinya memiliki perbedaan fungsi, rute, dan waktu operasi yang mendasar. Jika berdasarkan fungsi, bus Shalawat dirancang khusus untuk antar-jemput jamaah dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya. Sementara bus Masyair ditugaskan khusus mengangkut jamaah saat puncak haji menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Bus Shalawat beroperasi 24 jam selama masa ibadah haji reguler. Sebaliknya, bus Masyair hanya beroperasi secara intensif saat fase puncak ibadah haji (Armuzna).

Jika berdasarkan rute bus, bus Shalawat melayani area sekitar Makkah dan hotel jamaah. Sedangkan bus Masyair melayani rute strategis yang telah ditetapkan berupa Makkah-Arafah, Arafah-Muzdalifah, Muzdalifah-Mina, dan Mina-Makkah.

Oleh sebab itu, Mardas menegaskan pentingnya konsistensi pelaksanaan sesuai rencana dan komitmen awal yang telah disepakati bersama oleh pemerintah dan penyedia layanan transportasi atau syarikat.

Dia menyebut ketidaksesuaian ini sebagai bentuk lemahnya pengawasan teknis yang harus segera diperbaiki. Kami minta ini jadi perhatian serius. Jamaah berhak mendapatkan pelayanan terbaik, apalagi pada fase paling krusial dalam ibadah haji, pungkasnya.

Reporter: Rls

Tags: BusJamaah KesepakatanKomisi VIII DPR
ShareTweet
Next Post
83 Persen Siswa MAN 1 Madina Diterima di Perguruan Tinggi Negeri Tahun Ini

83 Persen Siswa MAN 1 Madina Diterima di Perguruan Tinggi Negeri Tahun Ini

Discussion about this post

Recommended

Kapolres Tapsel Saksikan Peresmian SPPG Polri

Kapolres Tapsel Saksikan Peresmian SPPG Polri

10 bulan ago
Permata Cafe and Public Space Hadir di Panyabungan

Permata Cafe and Public Space Hadir di Panyabungan

1 tahun ago

Popular News

  • Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rotasi Pejabat Lagi, Sahnan Pasaribu Jadi Plt. Kadis PUPR Madina Gantikan A. Faisal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Perkim dan Plt. Kadis Kominfo Madina Digeser, Ini Penggantinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025