• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, September 19, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Ketua Komisi VIII DPR Kecewa, Bus Pengangkutan Jamaah Tak Sesuai Kesepakatan

MAKKAH

by Saparuddin Siregar
Kamis, 5 Juni 2025
0 0
0
Ketua Komisi VIII DPR Kecewa, Bus Pengangkutan Jamaah Tak Sesuai Kesepakatan

Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus anggota Timwas, Marwan Dasopang, saat memantau penggunaan bus Shalawat dan bus sekolah dalam pengangkutan jAmaah ke Arafah di Makkah, Rabu (4/6/2025). (FOTO: alfat/vel)

ADVERTISEMENT

Makkah, StartNews Ketua Komisi VIII DPR RI yang juga Anggota Tim Pengawas Haji (Timwas), Marwan Dasopang (Mardas) menyoroti penggunaan bus Shalawat dan bus sekolah untuk pengangkutan jamaah ke Arafah menjelang puncak haji. Mardas kecewa terhadap pelaksanaan layanan transportasi jamaah menuju Arafah, karena tidak sesuai kesepakatan.

“Ya, kita tentu kecewa. Bus yang digunakan itu tidak seperti yang kita putuskan, yaitu bus masyarakat. Bukan bus sekolah, bukan pula bus Shalawat,” kata Mardas dalam pemantauan langsung di Jarwal, Sektor 7, Hotel 701, Makkah, Rabu (4/6/2025).

Diketahui, Timwas DPR RI mendapati bahwa masih ada jamaah yang diangkut menggunakan bus Shalawat maupun bus sekolah. Padahal, telah disepakati bahwa armada yang digunakan untuk perjalanan ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) adalah bus Masyair, yaitu bus khusus yang disiapkan untuk puncak ibadah haji.

Meski secara teknis armada tersebut masih mampu mengangkut jamaah dengan aman, menurut dia,tetapi dari sisi kenyamanan, kesiapan, dan kesesuaian fungsi, penggunaan bus non-Masyair patut dievaluasi.

Ini jadi bahan evaluasi. Kok bisa bus sekolah dan bus Shalawat masih digunakan untuk mengangkut jamaah ke Arafah? Padahal mereka seharusnya mendapat layanan dari bus khusus, ujar politisi Fraksi PKB itu.

Bus Shalawat dan bus Masyair sejatinya memiliki perbedaan fungsi, rute, dan waktu operasi yang mendasar. Jika berdasarkan fungsi, bus Shalawat dirancang khusus untuk antar-jemput jamaah dari hotel ke Masjidil Haram dan sebaliknya. Sementara bus Masyair ditugaskan khusus mengangkut jamaah saat puncak haji menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Bus Shalawat beroperasi 24 jam selama masa ibadah haji reguler. Sebaliknya, bus Masyair hanya beroperasi secara intensif saat fase puncak ibadah haji (Armuzna).

Jika berdasarkan rute bus, bus Shalawat melayani area sekitar Makkah dan hotel jamaah. Sedangkan bus Masyair melayani rute strategis yang telah ditetapkan berupa Makkah-Arafah, Arafah-Muzdalifah, Muzdalifah-Mina, dan Mina-Makkah.

Oleh sebab itu, Mardas menegaskan pentingnya konsistensi pelaksanaan sesuai rencana dan komitmen awal yang telah disepakati bersama oleh pemerintah dan penyedia layanan transportasi atau syarikat.

Dia menyebut ketidaksesuaian ini sebagai bentuk lemahnya pengawasan teknis yang harus segera diperbaiki. Kami minta ini jadi perhatian serius. Jamaah berhak mendapatkan pelayanan terbaik, apalagi pada fase paling krusial dalam ibadah haji, pungkasnya.

Reporter: Rls

Tags: BusJamaah KesepakatanKomisi VIII DPR
ShareTweet
Next Post
83 Persen Siswa MAN 1 Madina Diterima di Perguruan Tinggi Negeri Tahun Ini

83 Persen Siswa MAN 1 Madina Diterima di Perguruan Tinggi Negeri Tahun Ini

Discussion about this post

Recommended

Polres Madina Bekuk Empat Pengedar Narkoba dari Luar Madina

Polres Madina Bekuk Empat Pengedar Narkoba dari Luar Madina

6 tahun ago
Jumirin dan Istrinya Berangkat Haji dari Hasil Jualan Tape Keliling

Jumirin dan Istrinya Berangkat Haji dari Hasil Jualan Tape Keliling

2 tahun ago

Popular News

  • Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Smart Village, Meinul Janji Bongkar Rahasia

    Kejagung Usut Dugaan Pelanggaran Disiplin Jaksa dalam Penanganan Korupsi Smart Village Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brimob Batalyon C Polda Sumut Siap Bangun Jembatan Utama Desa Aek Mata Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026