Medan, StartNews Rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) tahun 2024 akan didominas calon pegawai sipil negara (CPNS) ketimbang calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sumut Safrudin mengatakan rekrutmen yang akan didominasi CPNS ketimbang PPPK itu, karena melihat kemampuan keuangan daerah Sumut.
PPPK sebetulnya, kita sudah mempunyai database, tinggal CPNS. Kalau pikiran kami, sesuai dengan kondisi keuangan, nanti kami dominan ke CPNS, bukan PPPK. Tapi, PPPK juga ada, tapi tidak dominan,” ujarnya di Medan, Selasa (23/1/2024).
Dia mengungkapkan jadwal terakhir laporan formasi atau kebutuhan CPNS dan calon PPPK ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pada 31 Januari 2024.
“Saat ini kami melakukan pendataan terhadap kebutuhan calon pegawai negeri sipil yang menjadi program pemerintah pusat. Pada tahun 2024 ini pemerintah akan merekrut 2,3 juta calon aparatur sipil negara dan calon PPPK,” ujarnya.
Safrudin menjelaskan rekrutmen PPPK pada tahun 2024 yang diusulkan pemerintah pusat akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan saat ini masih dilakukan pendataan.
“Untuk calon PPPK belum final, berapa kebutuhan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut. Semua akan ketahuan sesuai dengan formasi paling lama akhir Januari 2024,” katanya.
Mengenai berapa jumlah formasi di lingkungan Pemprov Sumut, Safruddin tidak mau membeberkan, karena tidak ingin mendahului keputusan dan penetapan dari Penjabat Gubernur Sumut Hassanudin.
Belum boleh saya bicara, itu wewenang Pj. Gubenur. Beliau yang punya otoritas, sebutnya.
Safruddin menjelaskan prosedur rekrutmen CPNS dan calon PPPK. Pertama, pihak BKD Sumut akan mengajukan formasi ke BKN sesuai dengan kebutuhan di lingkungan Pemprov Sumut.
Bagaimana juknis selanjutnya, kita tidak tahu. Kita menunggu juknis selanjutnya dari BKN, ujarnya.
Reporter: Sir





Discussion about this post