Jakarta, StartNews Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengimbau masyarakat agar tidakmemilih calon anggota legislatif (Caleg) dengan rekam jejak koruptor pada Pemilu 2024.
“Penting untuk melihat rekam jejak. Jadilah pemilih yang cerdas. Jangan memilih politik uang, yang punya rekam jejak buruk ataupun keluarganya. Jangan dipilih,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman di Jakarta.
Boyamin menyampaikan hal itu untuk menanggapi beberapa nama mantan koruptor dan keluarga dari terpidana korupsi yang maju sebagai Caleg pada Pemilu 2024. “Pilihlah yang baru, tidak ada rekam jejak buruk dan bisa kita dorong dan kawal untuk tetap bersih,” ujarnya.
Boyamin pun mendorong masyarakat untuk memilih para Caleg yang baru, yang tidak pernah bersentuhan dengan kasus korupsi, apalagi keluarga dari mantan terpidana korupsi.
Terkait para petahana anggota legislatif yang maju kembali, menurut dia, tidak perlu dipilih kembali, karena tidak pernah kerja maksimal.
Dia mencontohkan beberapa kasus di daerah seperti kunjungan kerja dan bimbingan teknis, yang selalu menghabiskan banyak anggaran dan terus berulang. “Bahkan ada kegiatan yang fiktif di beberapa kabupaten/kota,” ujarnya.
Menurut dia, banyak orang merasa tergiur masuk ke dalam ranah legislatif seperti anggota DPRD dan DPR, maupun eksekutif seperti kepala daerah. Alasannya, banyak akses terhadap keuangan negara maupun kewenangan negara seperti izin pertambangan.
“Bahkan bisa mengontrol keluarga mereka untuk beberapa jabatan tertentu,” katanya.
Selain itu, kata dia, menjadi anggota legilsatif juga dianggap capaian prestasi yang dibanggakan, karena ada keistimewaan yang didapatkan.
Reporter: Sir/Ant





Discussion about this post