• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Agustus 5, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Soal Kisruh PPPK, Begini Penjelasan Dewan Pendidikan Madina

by Redaksi
Rabu, 27 Desember 2023
0 0
0
Mengenal Lebih Dekat Miswar Daulay, Caleg DPRD Madina yang Diusung PKB

Miswaruddin Daulay. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Kisruh hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membuat Ketua Dewan Pendidikan Madina Miswaruddin Daulay ikut bersuara. Menurut dia, seluruh peserta seleksi PPPK yang telah melampaui batas minimal passing grade akan diluluskan tanpa mengikuti ujian CAT lagi pada seleksi tahun 2024.

Berdasarkan keterangan yang kami terima dari Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mandailing Natal Abdul Hamid Nasution, pemerintah daerah telah memasuki tahapan penyusunan persiapan teknis perekrutan PPPK tahun 2024, kata Miswaruddin Daulay dalam siaran persnya, Rabu (27/12/2023).

Itu sebabnya, Miswar meminta polemik yang timbul di tengah-tengah masyarakat terkait hasil seleksi PPPK agar disikapi secara bijak, sehingga tidak menimbulkan kisruh berkelanjutan. Penyampaian aspirasi tetap bisa dilakukan dengan mengedepankan sopan santun dan menjaga harkat dan martabat orang lain.

Miswar juga mengimbau peserta PPPK yang merasa diperlakukan tidak adil dengan keluarnya pengumuman hasil seleksi itu agar menyampaikan persoalan kepada pihak yang berwewenang dan kompeten.

Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan apabila telah diserahkan kepada mereka yang benar-benar mengerti dan paham (persoalan), katanya.

Dia juga mengajak peserta seleksi PPPK tahun 2023 berpikir jernih dan membaca regulasi yang ditentukan oleh pemerintah pusat, yakni Kepmendikbudristek Nomor 298 Tahun 2023 untuk menghindari kesalahpahaman atau pengambilan tindakan yang justru bisa merugikan.

Menurut dia, pihaknya terlah berdiskusi dengan kepala BKPSDM Madina dan melahirkan solusi berupa kebijakan yang dinilai menguntungkan calon peserta PPPK yang hari ini menuntut haknya untuk diluluskan.

Dengan kondisi cuaca seperti saat ini, kami meminta guru peserta PPPK tahun 2023 untuk mengedepankan audiensi dalam penyampaian aspirasi kepada pemerintah daerah, sehingga lebih terarah karena berada dalam suasana yang lebih tenang, paparnya.

Dalam kondisi seperti itu, menurut dia, emosi akan lebih stabil sehingga aspirasi disampaikan dengan mengedepankan logika. Dia menilai sejauh ini Pemkab Madina sudah melakukan komunikasi dengan pihak luar yang memiliki kewenangan dalam menyelesaikan persoalan calon PPPK guru tahun 2023.

Di sisi lain, Miswar meminta masyarakat dan peserta PPPK yang menuntut haknya menjaga kondusivitas daerah sehingga program pemerintah, termasuk pengajuan pengangkatan tanpa tes bagi yang lulus passing grade, bisa dijalankan dengan baik.

Kami mengajak masyarakat agar mendorong pemerintah segera menutaskan undang-undang tentang pengangkatan semua honor PPPK ini, sehingga bisa secepatnya direalisasikan, tegasnya.

Dalam diskusi Dewan Pendidikan Madina dengan kepala BKPSDM Madina disepakati bahwa pemerintah melalui badan tersebut terbuka menerima keluhan peserta PPPK tahun 2023. Saat ini Pemkab Madina sedang mendata nama-nama calon PPPK guru tahun 2023 yang sudah lulus passing grade untuk diproyeksikan diangkat menjadi PPPK tahun 2024.

Menurut dia, beberapa daerah lain yang mengikuti SKTT tersebut juga sedang menjadi pembicaraan khalayak. Di antaranya Kabupaten Langkat (Provinsi Sumatera Utara), Kabupaten Musi Rawas Utara (Provinsi Sumatera Selatan) Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Sungai Penuh (Provinsi Jambi).

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Rizal Efendi Lubis yang telah sukarela dan ikhlas membantu peserta PPPK menyampaikan aspirasi ke Pemkab Madina.

Di sisi lain, kata dia, Rizal Efendi Lubis juga turut memberikan edukasi dan pemahaman kepada guru, baik penjelasan regulasi maupun menjembatani pertemuan peserta dengan bupati dan wakil bupati Madina.

Reporter: Sir

Tags: Dewan Pendidikan MadinaKisruhMiswar DaulayPPPK
ShareTweet
Next Post
Tanah Longsor Timpa Dua Rumah di Muarasipongi, Penghuni Terpaksa Mengungsi

Tanah Longsor Timpa Dua Rumah di Muarasipongi, Penghuni Terpaksa Mengungsi

Discussion about this post

Recommended

Pengerjaan Empat Ruas Jalan Kabupaten di Madina Ditarget Rampung Bulan Ini

Rp57 Miliar Anggaran Bangun Jalan dan Jembatan di Madina Tahun 2023, Ini Rinciannya

4 tahun ago
Progres Proyek Disdik Madina dari DAK Tahun 2022 Capai 52 Persen

Progres Proyek Disdik Madina dari DAK Tahun 2022 Capai 52 Persen

4 tahun ago

Popular News

  • Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    Terbang Perdana Wings Air Rute KNO-JHN, Wabup Madina Jadi Penumpang VIP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Brigjen Pol. Sonny Irawan Dimutasi dari Jabatan Wakapolda Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Besok, Water Salute Tandai Penerbangan Perdana Wings Air Kualanamu (KNO) – Madina (JHN)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Kajari di Sumatera Utara Diganti, Ini Daftarnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Meinul Lubis Ditahan Jaksa, Bupati Madina Angkat Bicara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026