• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

KPPU Temukan Potensi Kartel Bisnis Ayam di Sumatera Utara

by Redaksi
Rabu, 12 April 2023
0 0
0
KPPU Temukan Potensi Kartel Bisnis Ayam di Sumatera Utara

Ilustrasi bisnis ayam. (FOTO: ANTARA)

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah I Medan menemukan potensi kartel di bisnis ayam Sumatera Utara (Sumut). Untuk itu, KPPU tengah menyelidiki potensi kartel bisnis ini.

“Kami sedang menyelidiki soal kartel pakan ternaknya (ayam),” kata Kepala KPPU Kanwil I Medan Ridho Pamungkas seperti diberitakan ANTARA, Rabu (12/4/2023).

Menurut Ridho, salah satu indikasi peluang kartel adalah tingginya harga pakan ayam ternak, bahkan ketika harga jagung turun.

Ketika harga naik, KPPU menyebut ada dugaan kenaikan itu nyaris bersamaan lantaran produsen menyurati para penyuplai dan distributor tentang adanya penambahan harga.

“Itu terjadi serentak. Jangan-jangan itu kesepakatan,” kata Ridho.

Di Sumatera Utara, kata dia, ada dua pemain besar di sektor pakan dan budidaya ayam. Karena hanya dua, maka KPPU menilai peluang untuk mengatur harga lebih besar.

KPPU Kanwil I pun memanggil pihak-pihak yang diyakini terkait untuk meminta keterangan mereka mengenai peluang kartel tersebut.

“Kami sudah mengundang produsen, peternak inti, peternak mitra, dan berikutnya kami menjadwalkan pertemuan dengan pihak bakul atau agen. Kami ingin mengetahui apakah agen ini diatur oleh perusahaan,” kataRidho.

KPPU mengingatkan bahwa praktik kartel kemungkinan besar terjadi saat wilayah dalam keadaan inflasi. Para spekulan memanfaatkan tingginya permintaan, daya beli dan berkurangnya pasokan produksi.

“Nantinya, kalau harga tinggi, kami akan mengecek apakah masalahnya ada di produsen, transportasi atau bermasalah di pedagang besarnya,” ujar Ridho.

Indikasi kartel, dia menambahkan, tampak di perbedaan harga antara produsen dan konsumen. Kalau perbedaan harga itu menjauh rentangnya, maka bisa jadi untung semakin besar dan ada permainan di situ. Sementara kondisi kompetitif terlihat dengan kecilnya disparitas harga di produsen dan konsumen, kata Ridho.

Reporter: Antara

Tags: Bisnis AyamKartelKPPUSumatera Utara
ShareTweet
Next Post
Terkait OTT Bupati Meranti, Begini Penjelasan Ketua KPK

Firli Tak Melempem, KPK Kembali OTT Pejabat di Semarang

Discussion about this post

Recommended

Kematian Tiga Ekor Harimau Sumatera Jadi Sorotan Komisi IV DPR

Kematian Tiga Ekor Harimau Sumatera Jadi Sorotan Komisi IV DPR

5 tahun ago
Harga Bawang Merah Melambung di Panyabungan

Ini Daftar Harga Sembako di Madina Menjelang Ramadan

4 tahun ago

Popular News

  • Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    Respons Keresahan Warga, Polisi Gerebek Markas Sabu di Kelurahan Sipolupolu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Calon Haji Termuda dari Madina yang Membawa Rindu Ayah dan Kecemasan Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rotasi Pejabat Lagi, Sahnan Pasaribu Jadi Plt. Kadis PUPR Madina Gantikan A. Faisal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Daftar Nama Sebagian Korban Tabrakan Kereta Api di Bekasi Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kadis Perkim dan Plt. Kadis Kominfo Madina Digeser, Ini Penggantinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025