• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Perempuan Kerap Jadi Korban Valentines Day

by Redaksi
Senin, 13 Februari 2023
0 0
0
Perempuan Kerap Jadi Korban Valentines Day
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Perayaan Valentine Days yang belakangan marak dilakukan generasi muda merupakan penjajahan ekstrem terhadap kaum muda dan mengorbankan kaum perempuan. Demikian disampaikan Ketua PD Muslimah Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Dr. Melda Diana Nasution, Senin (13/2).

Melda menyebutkan, banyak remaja salah kaprah memaknai Valentine Days sehingga terjerumus pada perilaku yang jauh dari norma agama dan susila.

Dia pun mengajak generasi muda, khususnya di wilayah Madina, untuk tidak ikut-ikutan merayakan tradisi paganisme berkedok kasih sayang. Kami minta generasi muda Madina menolak budaya pagan ini karena tidak menggambarkan budaya masyarakat yang religius, tambahnya.

Dosen di STAIN Madina ini meminta pemerintah, dalam hal ini, Satpol PP dan kepolisian untuk mencegah perayaan yang akrab dengan seks bebas di Madina, Sumut. Kami minta Satpol PP dan pihak kepolisian menggelar razia hotel dan tempat-tempat hiburan untuk menghindari perayaan Valentine yang mengarah ke maksiat, sebutnya.

Melda menerangkan, berbagai kasih sayang tidak harus menunggu Hari Valentine. Apalagi sampai melakukan seks di luar nikah, terangnya.

Selaku perempuan dan bagian dari generasi Islam, Muslimah GPI Madina tidak ingin Madina sebagai Kota Santri dikotori prostitusi terselubung dengan kedok Hari Kasih Sayang, tutupnya.

Untuk diketahui, setiap 14 Februari, di banyak tempat di dunia, permen, bunga, dan kado saling ditukarkan di antara para kekasih. Semua atas nama Valentine.

Menurut klaim Gereja Kristen, keputusan menempatkan Hari Valentine pada pertengahan Februari adalah upaya mengkristenkan perayaan Lupercalia milik masyarakat Pagan.

Reporter: Rls

ShareTweet
Next Post
Ketua DPRD Madina: Penandatanganan SK Pegawai Honor Cermin Kearifan Bupati

Ketua DPRD Madina: Musrenbang Kurang Efektif Akibat Keterbatasan Anggaran

Discussion about this post

Recommended

Tidur yang Dinilai sebagai Ibadah

Tidur yang Dinilai sebagai Ibadah

5 tahun ago
Tersangka Kasus Smart Village Sebut Nama Mantan Kajari Madina

Tersangka Kasus Smart Village Sebut Nama Mantan Kajari Madina

2 minggu ago

Popular News

  • Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Smart Village, Meinul Janji Bongkar Rahasia

    Perkembangan Kasus Smart Village, Jaksa Kembali Periksa Sejumlah Kades

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Dorong Transformasi Mustahik Jadi Muzakki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026