Kotanopan, StartNews Sembilan pelajar SMKN di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, terjaring Operasi Sayang yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Madina, Sabtu (11/12/2033). Mereka terjaring di berbagai tempat di ruas Jalan Lingkar Barat SawahanMuara Soro saat jam pelajaran berlangsung.
Dari sembulan pelajar itu, dua pasang dijaring saat asyik pacaran. Sepasang pelajar sedang duduk berduaan di Tribun Lapangan Sepakbola Anggora Kotanopan dan sepasang lagi sedang berduaan di atas sepeda motor. Sedangkan pelajar lainnya laki-laki yang sedang menunggangi sepeda motor di jalur tersebut.
Operasi Sayang tersebut dipimpin Sekretaris Satpol PP Madina Yuri Andri. Ikut juga dalam operasi itu, Camat Kotanopan Pangerah Hidayat, Kapolsek Kotanopan AKP Budi Sihombing, dan puluhan anggota Satpol PP.
Operasi digelar menyusul banyaknya keluhan masyarkat terkait Jalan Lintas Barat (Jalan Baru) Sawahan-Muara Soro yang dijadikan tempat pacaran dan tempat nongkrong pelajar yang bolos dari jam pelajaran.
Umumnya mereka datang ke tempat itu mengendarai sepeda motor, kemudian masuk ke dalam semak-semak di sekitar jalan tersebut.
Sekretaris Satpol PP Madina Yuri Andri mengatakan kegiatan itu merupakan Operasi Sayang dan Pekat (penyakit masyarakat) yang rutin digelar Satpol PP. Tujuannya, menciptkan ketenteraman dan perlindungan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kotanopan.
Hari ini kita mengamankan dua pasang pelajar dan 5 pelajar lainnya yang sedang berada di tempat tersebut. Kegiatan ini merupakan shock therapy. Tadinya banyak pelajar di sana dan hanya ini yang bisa kita amankan. Mereka akan diberikan arahan dan membuat perjanjian dengan menghadirkan kepala sekolah. Harapannya, perbuatan mereka tidak terulang lagi, papar Yuri Andri.
Yuri mengimbau masyarakat, terutama orangtua, agar sama-sama mengingatkan anak-anaknya yang masih pelajar untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar norma agama dan adat-istiadat. Selain itu, kegiatan itu juga untuk mengantisipasi hal-hal yang berbau maksiat dan melanggar norma sosial masyarakat.
Sedangkan Camat Kotanopan Pangeran Hidayat mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Madina melalui Satpol PP yang menggelar operasi penyakit masyarakat yang belakangan meresahkan di Kecamatan Kotanopan.
Usai diamankan, sembilan pelajar dibawa ke Kantor Camat Kotanoan untuk mendapat pembinaan.
Reporter: Lokot Husda Lubis





Discussion about this post