Medan, StartNews Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melantik 37 pejabat pengawas dan 20 pejabat adminsitrator di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Pelantikan berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman 41, Medan, Rabu (2/11/2022).
Pejabat pengawas yang dilantik, di antaranya Riki Himawan sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretariat Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provsu, Novita Rohdearni Saragih sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Perekonomian Setdaprovsu, Edy Ronald Simbolon sebagai Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Prasarana dan Sarana Perhubungan UPT Pengelolaan Sarana dan Prasarana Dolok Sanggul Dinas Perhubungan Provsu.
Masyithah sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretariat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provsu, dan Fahril Budi sebagai Kepala Seksi Penegakan Hukum Ketenagakerjaan Bidang Perlindungan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Provsu.
Sementara pejabat administrator yang dilantik, di antaranya Sylvia Rosita Armayanti Lubis sebagai Kepala Bidang Seni, Budaya dan Pengembangann Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provsu, Desni Maharani Saragih sebagai Kepala Bagian Kerjasama Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprovsu, Bisman Agus sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provsu, dan Ade Prihatin sebagai Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provsu.
Dalam sambutannya, Edy Rahmayadi mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak terlibat politik praktis, mengingat tahun politik sudah dekat.
Kedepan penuh dengan politik, saya pastikan kalau kamu melanggar atau ikut dalam politik praktis, kamu saya hukum sesuai dengan aturan yang berlaku, karena dalam Undang-Undang, ASN dilarang melakukan politik praktis. Laksanakan saja tugasmu dengan baik, pastikan tugasmu selesai, kata Edy Rahmayadi kepada para pejabat yang dilantik.
Apalagi tantangan kedepan tidak makin mudah. Menurut dia, tuntutan zaman yang menyebabkan hal tersebut. Untuk itu, Edy meminta para pejabat melakukan yang terbaik untuk masyarakat Sumut.
Lakukan yang terbaik, berbuat yang terbaik. Pastikan kau bisa mengerjakan pekerjaan ini, selalu berbuat yang terbaik untuk Provinsi Sumut ini, kata Edy.
Selain itu, Edy mengatakan para pejabat akan mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada Tuhan. Tak main-main itu apapun jabatan kalian, kalian kelak akan diminta pertanggungjawaban. Inilah jabatan enak dirasa, begitu sulit untuk mempertanggungjawabkannya, katanya.
Edy pun mengingatkan tiga hal yang penting dilakukan para pejabat maupun ASN. Pertama, tentang loyalitas pada instansi. Kedua, tentang jiwa korsa. Ketiga, tentang kerja sama. Ketiga hal tersebut akan membuat pekerjaan menjadi ringan dan target pun tercapai.
Jangan merasa sok pintar, jangan merasa sok hebat, begitu itu muncul dari dalam dirimu. Itulah nanti yang menyebabkan atasanmu, bawahanmu, tidak menyenangimu. Kalau sudah begitu, tidak nyaman jadinya, kalau sudah tidak nyaman pekerjaan akan siasia, kata Edy.
Reporter: Rls





Discussion about this post