• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Mangaradja Ihoetan, Perintis Kemerdekaan dari Sabadolok

OLEH: ASKOLANI NASUTION (Penulis dan Budayawan)

by Redaksi
Selasa, 9 Agustus 2022
0 0
0
Mangaradja Ihoetan, Perintis Kemerdekaan dari Sabadolok
ADVERTISEMENT
ASKOLANI (Penulis dan Budayawan)

TAHUN 1929, Abdullah Lubis menjadi direktur Sjarikat Tapanoeli yang menerbitkan Pewarta Deli. Editor Pewarta Deli, Mangaradja Ihoetan, terkena Delik Pers atas pemberitaannya mengenai persekongkolan penjualan tanah yang melibatkan Goevernoer (Berita Koran Soematra Post, 28-01-1929).

Petikan narasi itu saya masukkan dalam naskah drama berjudul Aja Bun yang akan tayang di Indonesiana-TV. Tentu niatnya agar tokoh-tokoh pers dari Mandailing masa kolonial bisa kembali dikenal.

Lagi pula, Abdullah Lubis dan Mangaradja Ihoetan memang layak dipublikasikan. Tentu karena mereka mengelola media massa yang besar waktu itu.

Saya tidak tahu apakah ada nama jalan Mangaraja Ihutan di Medan. Adanya jalan Abdullah Lubis, Hasanul Arifin, dll.

Saya juga tidak tahu apa ada nama jalan Hasbullah Parinduri (Matumona), Dja Endar Moeda, Mangaeadja Salambue, dan terutama Parada Harahap. Orang Mandailing Angkola memang merajai surat kabar di Hindia Belanda masa sebelum merdeka.

Adinegoro, sekalipun dari Minangkabau, juga bergerak di Medan. Atau Mohammad Said yang kemudian menggantikan Adinegoro sebagai Pemred koran “Pewarta Deli”. Juga Ani Idrus, wartawati Sinar Deli yang didirikan Mangaradja Ihoetan.

Mangaraja Ihoetan atau Muhammad Djamil lahir di Sabadolok, Kotanopan, tahun 1895. Lulus CIS Kotanopan 1908, melanjutkan studi ke Bukit Tinggi dan lulus tshun 1912. Sempat menjadi guru di Hutagodang. Tahun 1921 lulus diploma Klein Ambtenar di Medan. Lalu merantau ke Kutaraja.

Tahun 1917 menjabat Sekretaris Central Syarikat Islam Kutaraja. Tahun 1923 editor koran “Pewarta Deli” di Medan. Mangaradja Ihoetan memimpin koran terbesar di Sumatera itu setelah Dja Endar Moeda meninggalkannya.

Koran Pewarta Deli memang selalu mengkritisi pemerintah kolonial. Karena itu, tahun 1929, Mangaradja Ihoetan dihukum penjara di Medan karena memuat berita yang menghina pejabat pemerintah kolonial.

Keluar dari penjara ia menjadi direktur Harian Sinar Deli. Pewarta Deli kemudian dipimpin oleh Adinegero. Ketika Jepang berkuasa, koran pimpinan Mangaradja Ihoetan dilarang terbit.

Setelah merdeka, 1946, Mangaradja Ihoetan diangkat sebagai Sekretaris Dewan Pertahanan Sumatera Timur. Tahun 1947, sekretaris Dewan Kota Sumatera Timur. Tahun 1948, kepala penerangan mobiel TNI Sektor I Sub Teritorial VII Tapanuli Selatan. Perlawanan rakyat terhadap Belanda masa Revolusi Fisik di wilayah Tabagsel, bagiian dari perjuangan beliau. Karena itu beliau diangkat sebagai Perintis Kemerdekaan Indonesia. (***)

Tags: KotanopanMangaradja IhoetanPerintis KemerdekaanSabadolok
ShareTweet
Next Post
Ketua DPRD Madina Dorong Wartawa Ikut UKW

Ketua DPRD Madina Dorong Wartawa Ikut UKW

Discussion about this post

Recommended

Kejadian di Asahan, Staf Pidsus Kejari Simalugun Hanyut Saat Kejar Kepala Desa

Kejadian di Asahan, Staf Pidsus Kejari Simalugun Hanyut Saat Kejar Kepala Desa

11 bulan ago
Edy Rahmayadi: Ekonomi Sumut Tak Bisa Ditingkatkan dengan Kegiatan Monoton

Edy Rahmayadi: Ekonomi Sumut Tak Bisa Ditingkatkan dengan Kegiatan Monoton

5 tahun ago

Popular News

  • Mensesneg Ungkap Alasan Pencopotan Dadan dari Jabatan Kepala BGN

    Kejagung Tangkap Tiga Mantan Petinggi BGN, Satu Sempat Buron ke Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Malapraktik, Pasien Laporkan RS Permata Madina dan Dua Dokter ke Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Madina Salurkan 62 Ribu Paket Bantuan Beras dan Minyak Goreng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Misteri Urine Jernih di Malam Minggu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026