• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Berpotensi Dikembangkan, Presiden Jokowi Tinjau Pengolahan Minyak Makan Merah

by Redaksi
Jumat, 8 Juli 2022
0 0
0
Berpotensi Dikembangkan, Presiden Jokowi Tinjau Pengolahan Minyak Makan Merah

FOTO: DISKOMINFO SUMUT.

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau proses pengolahancrude palm oil(CPO), inovasi Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) di Jalan Brigjen Katamso, Kampungbaru, Kota Medan, Kamis (7/7/2022). Temuan teknologi sederhana ini dinilai dapat membangkitkan perekonomian petani dalam rangka hilirisasi produk.

Dalam kujungan tersebut, Presiden Jokowi melihat proses pengolahan CPO menjadi minyak goreng jenis minyak makan merah. Menggunakan teknologi sederhana, diyakini bisa dijangkau oleh para petani kelapa sawit untuk membangun hilirisasi produk melalui pengembangan oleh koperasi atau usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) karena nilai investasi yang lebih kecil dibandingkan perusahaan skala besar.

Gubernur Edy Rahmayadi melalui Kepala Dinas Perkebunan Lis Handayani Siregar mengatakan kehadiran Presiden merupakan titik awal memajukan perekonomian para peteni kelapa sawit. Sebab, dengan keterbatasan hasil produksi, komoditas yang dihasilkan bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk menjadikannya minyak makan dengan jenis minyak makan merah.

Tetapi tentunya petani kita tidak bisa bergerak sendiri tanpa ada fasilitasi, di antaranya seperti Dinas Koperasi dan UKM, ujar Lis.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Hermansyah menyebutkan inovasi pengolahan minyak makan merah dikhususkan kepada rakyat dengan sistem kelola melalui koperasi.

Dari rakyat untuk rakyat. Ada hilirisasinya, ada rangkaiannya. Saya berharap kedepan, rakyat yang punya kebun sawit punya nilai jual lebih daripada yang selama ini mereka peroleh (menjual kelapa sawit), sebut Herman.

Menjelaskan hasil invonasi tersebut, Kepala Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Muhammad Edwin Lubis mengatakan minyak makan merah merupakan inovasi minyak sawit yang berpotensi digunakan sebagai pangan fungsional dalam membantu pencegahan stunting atau kekerdilan dari masyarakat.

Minyak makan merah ini tidak hanya bisa berfungsi untuk menggoreng, tapi bisa juga untuk suplemen dan membantu masyarakat kita dari stunting, karena nilai gizi dari minyak makan merah ini sangat besar dibanding minyak goreng yang beredar di pasaran, katanya.

Menurut Edwin, keunggulan minyak makan merah tersebut terletak pada nilai gizi dan kandungan pro-vitamin A dan E yang lebih tinggi dari minyak goreng pada umumnya. Dalam pengolahannya, PPKS menggunakan teknologi sederhana dengan mempertahankan nutrisi di dalamnya.

Keunggulan minyak makan merah ini adalah gizi atau kandungan vitamin A dan vitamin E lebih tinggi, karena kita mengutamakan nutrisi dalam pengolahannya, lanjutnya.

Secara produksi, Dirut PTPN III Holding Abdul Ghani menjelaskan pengolahan minyak makan merah memiliki banyak kelebihan yang menguntungkan petani. Mesinnya bisa dibangun di dekat Pabrik Kelapa Sawit (PKS), sehingga kebutuhan CPO bisa didapat dari PKS dan bisa dihasilkan minyak goreng di sakitar pabrik.

Ini kan menguntungkan petani seperti sekarang harga sawit jatuh. Jadi, sebagian bisa diolah sendiri menjadi minyak goreng. Kami tidak berpretensi masuk ke produksi ini. Kalau sudah ada di masyarakat, minyak goreng tidak mahal lagi, sebutnya.

Hasil invonasi tersebut juga telah disampaikan kepada Presiden RI Joko Widodo yang langsung melihat mesin pengolahan di PPKS Sumut. Dikabarkan akan ada rapat terbatas untuk menentukan agar temuan dimaksud menjadi kebijakan nasional dan bisa dikembangkan di Indonesia dalam rangka meningkatkan perekonomian petani sawit skala kecil.

Reporter: Rls

Tags: MerahMesin PengolahanMinyak Makan MerahPresiden Jokowi
ShareTweet
Next Post
Dijadikan Cagar Budaya, Lapangan Merdeka Medan Direvitalisasi

Dijadikan Cagar Budaya, Lapangan Merdeka Medan Direvitalisasi

Discussion about this post

Recommended

Masalah Penanganan Sampah Mencuat dalam Acara Pisah Sambut Camat Natal

Masalah Penanganan Sampah Mencuat dalam Acara Pisah Sambut Camat Natal

3 tahun ago
PKB Madina Hadiri Puncak Peringatan HSN 2025 di Titik Nol Peradaban Islam Nusantara

PKB Madina Hadiri Puncak Peringatan HSN 2025 di Titik Nol Peradaban Islam Nusantara

7 bulan ago

Popular News

  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    Update Nama-nama Korban Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Salah Perencanaan Anggaran, Tukin dan Serdos STAIN Madina Terancam Tak Cair 9 Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sopir Asal Bekasi Meninggal Dunia di Loket Bus ALS Padangsidimpuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Percikan Api Diduga Pemicu Tabrakan Maut Bus ALS Vs Truk Tangki di Muratara, 16 Orang Tewas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Identitas Sopir dan Kenek Bus ALS yang Kecelakaan Maut di Muratara Terungkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Call us: +1 234 JEG THEME

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025