• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Jalan Terjal Meraih Opini WTP

OLEH: AHMAD YANI LUBIS, MSc (Pemerhati Laporan Keuangan)

by Redaksi
Selasa, 31 Mei 2022
0 0
0
Jalan Terjal Meraih Opini WTP
ADVERTISEMENT
Ahmad Yani Lubis, MSc . (S1- Universitas Gadjah MMada S2- University of Wageningen)

LAPORAN Keuangan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang tak kunjung mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas penyajian Laporan Keuangan dari BPK RI memang memberikan kekecewaan bagi masyarakat Mandailing Natal. Pemda Mandailing Natal masih mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) tahun anggaran 2021 dari BPK RI.

Keberadaan Kabupaten Mandailing Natal yang sudah menginjakkan umurnya yang ke-23 tahun belum mampu mencapai opini WTP dari BPK. Padahal, kalo kita liat ke tetangga sebelah seperti Kabupaten Padang Lawas yang telah mendapatkan WTP tiga kali berturut-turut dari tahun 2019. Juga Pemkot Tapanuli Selatan yang sudah mendapatkan WTP dua tahun berturut-turut.

Memang, untuk mendapatkan WTP membutuhkan keseriusaan dalam pengelolaan dan tanggungjawab keuangan daerah dari level atas, yaitu Bupati/Wakil Bupati sampai dengan level bawah, yaitu petugas SAIBA (laporan keuangan) dan petugas BMD (Barang Milik Daerah) dimana semua pencatatan, pelaporan dan pertanggungjawaban harus sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP).

Selain itu, penyajian laporan keuangan harus memenuhi 5 asersi pelaporan keuangan. Asersi Laporan Keuangan adalah pernyataan manajemen atas komponen-komponen laporan keuangan. Asersi-asersi tersebut, yaitu asersi keberadaan atau keterjadian (existence or occurance) dimana pemda harus bisa membuktikan bahwa transaksi yang dicatat telah terjadi selama periode tertentu.

Kemudian asersi kelengkapan (completenes) dimana semua transaksi dan akun yang seharusnya disajikan dalam laporan keuangan telah dicantumkan di dalamnya. Misalnya, pembelian belanja barang dan jasa dilengkapi dengan bukti-bukti yang lenlengka

Kemudian, harus memenuhi asersi tentang hak dan kewajiban (right and obligation). Misalnya, sewa usaha mencerminkan suatu kewajiban pemda dan telah dituangkan dalam neraca.

Kemudian, asersi penilaian dan risiko (valuation and allocation) dimana komponen-komponen aktiva seperti aset lancar, aset tetap, aset tak berwujud, kewajiban, pendapatan, dan lain-lain sudah dicantumkan dalam laporan keuangan pada jumlah yang semestinya.

Terakhir, harus memenuhi asersi penyajian dan pengungkapan (presentation and disclosure) dimana semua diungkap dan disajikan sesuai dengan SAP dalam neraca, Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Operasional (LO), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK).

Opini itu atas perhitungan materialistis atas akun-akun yang di neraca atau LRA. Nilai materialitas itu berdasarkan perhitungan dari opini tahun sebelumnya, jumlah belanja, dan sebagainya.

Jadi, opini masih WDP karena mungkin masih terdapat beberapa akun di neraca atau LRA yang nilainya di atas materialitas yang terjadi secara masif di hampir semua OPD di Pemda. Memang ini tanggungjawab bersama dan harus dinakhodai langsung oleh Bupati/Wakil Bupati.

Beberapa saran atas langkah yang bisa digunakan oleh Pemda, di antaranya:

  1. Membuat SK Bupati atas Percepatan Penyelesaian Permasalahan atas Laporan Keuangan Pemda yang langsung diketuai oleh Bupati atau Wakil Bupati. Hal ini agar ada keseriusan kepala OPD dalam menindaklanjuti hal-hal yang membuat laporan keuangan Pemda dengan pengecualian. Kalo kondisi ini diketuai oleh Kepala Inspektorat atau Kepala BPKAD, terkadang ada keengganan atau egosektoral ketika Kepala Inspektorat atau Kepala BPKAD memanggil Kepala OPD karena sama-sama memiliki eselon yang sama. namun beda halnya jika dipimpin langsung oleh Bupati/Wakil Bupati.
  2. Kemudian dibuatkan meeting rutin setiap minggu membahas akun-akun yang menyebabkan pengecualian. Misal pengeculian pada akun Aset dan Persediaan. maka dicluster terjadi di OPD mana-mana saja, kemudian dibuatkan timeline penyelesaian permasalahan atas akun-akun tersebut dan target penyelesaian ke masing-masing OPD.
  3. Memberikan reward kepada petugas-petugas SAIBA (pelaporan keuangan) dan petugas BMD apabila memenuhi target dimana reward diberikan sesuai dengan ketentuan yang ada. petugas petugas SAIBA dan BMD merupakan garda terdepan dalam melakukan update, koreksi dan pencatatan atas laporan keuangan di masing-masing OPD
  4. Membuat laporan keuangan tingkat OPD per Semester dan rekonsiliasi antara OPD dengan BPKAD selaku tim konsolidasi.
  5. Study banding atas keberhasilan pemda tetangga dalam pencapaian opini WTP. (***)

 

Tags: Laporan KeuanganOpini WTPpemkab madina
ShareTweet
Next Post
Forkopimda Madina Hadiri Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD 2022

Bupati dan Ketua DPRD Madina Hadiri Rakor Percepatan Realisasi APBD 2022

Discussion about this post

Recommended

Forkopimcam Panyabungan Berdonasi untuk Korban Banjir

Forkopimcam Panyabungan Berdonasi untuk Korban Banjir

5 tahun ago
Cegah Covid-19 Jelang Nataru, Pemprov Sumut Batasi Mobilitas Penduduk

HET Minyak Goreng Dicabut, Edy Rahmayadi Minta Warga Tenang

4 tahun ago

Popular News

  • Jamaah Umrah yang Gagal ke Tanah Suci Pulang ke Madina Langsung Lapor Polisi

    Jamaah Umrah yang Gagal ke Tanah Suci Pulang ke Madina Langsung Lapor Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merugi Ratusan Juta Rupiah, Founder PT SAI Siap Polisikan Direktur Sultan Andalus Haramain

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jamaah Umrah Asal Madina Dipindah ke Asrama Haji, Travel SAH Ternyata Ilegal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuasa Hukum AML Imbau Kajari Madina Saat Ini Hindari Bola Panas Kasus Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Jamaah Umrah Asal Madina Terlantar di Bandara Kualanamu, Pemilik Travel Diduga Kabur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026