• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Senin, Agustus 17, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Penyalahgunaan Subsidi Jadi Penyebab Kelangkaan Solar

by Redaksi
Jumat, 1 April 2022
0 0
0
Penyalahgunaan Subsidi Jadi Penyebab Kelangkaan Solar

Ilustrasi. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengatakan kelangkaan BBM jenis solar yang terjadi di sejumlah daerah disebabkan banyaknya penyalahgunaan subsidi di tengah masyarakat.

Saat kelangkaan, harga yang ditawarkan cukup jauh berbeda dengan harga solar non-subsidi. Solar subsidi sendiri ditawarkan seharga Rp 5.500 per liter, sedangkan non-subsidi Rp 12.000 per liter.

“Karena ini penyebab terjadinya penyelewengan dan penyalahgunaan dari solar subsidi,banyak orang yang memanfaatkan kondisi itu dengan mengambil kouta banyak dari harga yang murah dari subsidi solar ini,” kata Mamit Setiawan seperti dilansir rri.co.id, Kamis (31/3/2022).

Selain mengenai penyalahgunaan, diamenyebut langkanya solar subsidijuga disebabkan oleh kuota solar subsidi yang berkurang di tahun ini.

“Penyebab lain kelangkaan solar bersubsidi di tahun ini adalah karena kuota solar subsidi dikurangi. Di tahun 2021 lalu, kuota solar kita di angka 15,8juta kiloliter, di tahun ini diangka 15,1juta kiloliter. Jadi memang ada penurunan hampir 700 ribu kiloliter,” jelasnya.

Dari hal ini, kata dia, kemudiantimbuldampak adanya penurunan secara otomatis kuota di sejumlah daerah. Pemerintah dan Pertamina punsaat ini telah mencarikansolusi.

“Saya sudah mengusulkan kepada pemerintah dan Pertamina dengan solusidaerah yang sudah zona merah diberikan subsidi silang, yakni pengiriman dari daerah lain yang memiliki kuota banyak, sehingga bisa mengurangi antrean,” jelasnya.

“Maka dari itu, saya juga mengimbau kepada pemerintah untuk dalam hal ini bekerja sama melakukan pengawasan mengenai solar subsidi dan untuk meminimalisir penyelewengan penggunaan solar subsidi,” imbuhnya.

Untuk diketahui,saat ini sejumlah daerah tengah mengalami kelangkaan BBM solar seperti Sumatera Selatan, Bengkulu, hingga Riau. Masing-masing kepala daerah bahkan harus turun gunung untuk menyelesaikan kelangkaan solar tersebut.

Reporter: Rls

Tags: BBMLangkaSolar Subsidi
ShareTweet
Next Post
Ikatan Alumni SMA Kotanopan Bantu Korban Kebakaran

Ikatan Alumni SMA Kotanopan Bantu Korban Kebakaran

Discussion about this post

Recommended

28 Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Madina Dilantik, Ini Daftar Namanya

28 Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Madina Dilantik, Ini Daftar Namanya

4 tahun ago
Agus Fatoni Tekankan agar APBD Sumut 2025 Realistis

Agus Fatoni Tekankan agar APBD Sumut 2025 Realistis

2 tahun ago

Popular News

  • Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Dorong Transformasi Mustahik Jadi Muzakki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026