• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Disperindag Sumut Akui Minyak Goreng Langka di Pasaran

by Redaksi
Selasa, 8 Februari 2022
0 0
0
Disperindag Sumut Akui Minyak Goreng Langka di Pasaran

Kepala Disperindag Sumut Aspan Sofyan. (FOTO: ANTARA)

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengakui sampai hari ini minyak goreng masih langka di pasaran. Hal ini terjadi setelah keluarnya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 07 Tahun 2022 dengan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng Rp 14 ribu per liter.

Kepala Disperindag Sumut Aspan Sofyan mengatakan ketersediaan minyak goreng di pasar tradisional dan modern belum dapat terpenuhi. Sehingga, dia mendorong produsen untuk mendistribusikan kepada masyarakat.

“Kondisi harga minyak goreng belum merata di Sumut dan sesuai arahan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan,” kata Aspan Sofyan, Selasa (8/2/2022).

Menurut dia, langkanya minyak goreng ini tidak terlepas akibat tingginya harga CPO di pasar internasional. Namun, untuk mengantisipasiterjadinya kepanikan masyarakat, pihaknya sudah berkoordinasi dengan produsen utama minyak goreng di Sumut.

Bahkan, kata Aspan, untuk menghindari adanya penimbunan dari pihak-pihak tertentu, Disperindag juga sudah berkoordinasi dengan Polda Sumut.

Adapun peristiwa kelangkaan ini sudah terjadi sejak November 2021.Upaya lain untuk mengatasi kelangkaan, pihaknya melakukan pasar murah di 11 kabupaten/kota dengan menggelontorkan 400 ribu liter minyak goreng.

Namun begitu, harga di pasaran tetap tinggi, sehingga pada Januari 2022Kemendag mengeluarkan keputusan harga HET Rp 14 ribu.

“Mengatur harga minyak goreng itu satu harga Rp 14 ribu tidak melihat kemasan sederhana dan premium dibandrol Rp 14 ribu,” ujarnya.

Saat disinggung soal kelangkaan ini, karena adanya penimbunan yang dilakukan oknum-oknum tertentu. Dia mengaku salah satu faktor kelangkaan ini, karena terjadi kepanikan di masyarakat sehingga membeli tidak lagi berdasarkan kebutuhan.

“Karena masyarakat dengan pengalaman yang lalu-lalu, mereka membeli tidak lagi kebutuhan, sehingga gerai-gerai modern ini barangnya kosong,” tuturnya.

Reporter: Rls

Tags: Disperindag SumutLangkaMinyak Goreng
ShareTweet
Next Post
Musa Rajekshah Minta PPM Sumut Buka Lapangan Pekerjaan

Musa Rajekshah Minta PPM Sumut Buka Lapangan Pekerjaan

Discussion about this post

Recommended

Begini Kondisi Terkini Pengungsi Terdampak Banjir di SDN 037 Tanggabosi

Begini Kondisi Terkini Pengungsi Terdampak Banjir di SDN 037 Tanggabosi

9 bulan ago
Sri Fitrah Sebut Seks Bebas Bukan Gaya Hidup Moderen

Sri Fitrah Sebut Seks Bebas Bukan Gaya Hidup Moderen

10 bulan ago

Popular News

  • Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Dorong Transformasi Mustahik Jadi Muzakki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026