• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Disperindag Sumut Akui Minyak Goreng Langka di Pasaran

by Redaksi
Selasa, 8 Februari 2022
0 0
0
Disperindag Sumut Akui Minyak Goreng Langka di Pasaran

Kepala Disperindag Sumut Aspan Sofyan. (FOTO: ANTARA)

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengakui sampai hari ini minyak goreng masih langka di pasaran. Hal ini terjadi setelah keluarnya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 07 Tahun 2022 dengan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng Rp 14 ribu per liter.

Kepala Disperindag Sumut Aspan Sofyan mengatakan ketersediaan minyak goreng di pasar tradisional dan modern belum dapat terpenuhi. Sehingga, dia mendorong produsen untuk mendistribusikan kepada masyarakat.

“Kondisi harga minyak goreng belum merata di Sumut dan sesuai arahan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan,” kata Aspan Sofyan, Selasa (8/2/2022).

Menurut dia, langkanya minyak goreng ini tidak terlepas akibat tingginya harga CPO di pasar internasional. Namun, untuk mengantisipasiterjadinya kepanikan masyarakat, pihaknya sudah berkoordinasi dengan produsen utama minyak goreng di Sumut.

Bahkan, kata Aspan, untuk menghindari adanya penimbunan dari pihak-pihak tertentu, Disperindag juga sudah berkoordinasi dengan Polda Sumut.

Adapun peristiwa kelangkaan ini sudah terjadi sejak November 2021.Upaya lain untuk mengatasi kelangkaan, pihaknya melakukan pasar murah di 11 kabupaten/kota dengan menggelontorkan 400 ribu liter minyak goreng.

Namun begitu, harga di pasaran tetap tinggi, sehingga pada Januari 2022Kemendag mengeluarkan keputusan harga HET Rp 14 ribu.

“Mengatur harga minyak goreng itu satu harga Rp 14 ribu tidak melihat kemasan sederhana dan premium dibandrol Rp 14 ribu,” ujarnya.

Saat disinggung soal kelangkaan ini, karena adanya penimbunan yang dilakukan oknum-oknum tertentu. Dia mengaku salah satu faktor kelangkaan ini, karena terjadi kepanikan di masyarakat sehingga membeli tidak lagi berdasarkan kebutuhan.

“Karena masyarakat dengan pengalaman yang lalu-lalu, mereka membeli tidak lagi kebutuhan, sehingga gerai-gerai modern ini barangnya kosong,” tuturnya.

Reporter: Rls

Tags: Disperindag SumutLangkaMinyak Goreng
ShareTweet
Next Post
Musa Rajekshah Minta PPM Sumut Buka Lapangan Pekerjaan

Musa Rajekshah Minta PPM Sumut Buka Lapangan Pekerjaan

Discussion about this post

Recommended

Soal Pencabutan KIP, Dedi Tinambunan Sanggah Penjelasan Pimpinan STAIN Madina

Soal Pencabutan KIP, Dedi Tinambunan Sanggah Penjelasan Pimpinan STAIN Madina

2 tahun ago
Bulog Sumut Sebut Video Beras SPHP Mengandung Plastik Hoaks

Penyaluran Bantuan Pangan di Sumut Berjalan Lancar Selama Lebaran

2 tahun ago

Popular News

  • Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    Lion Air akan Buka Penerbangan Rute Medan-Madina dan Madina-Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dr. Mara Samin Lubis Dilantik Jadi Ketua STAIN Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris…! Keponakan Terpaksa Pindahkan Makam Paman-Bibiknya Demi Akhiri Konflik Warisan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sakti Matondang Klarifikasi Fakta Pembongkaran Makam Pasutri di Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rombongan Bupati Madina Studi Tiru Pengolahan Serai Wangi ke Garut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026