• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, September 9, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Belum Bisa Berangkat, Jamaah Umrah Asal Sumut Harus Lebih Bersabar

by Saparuddin Siregar
Rabu, 8 Desember 2021
0 0
0
Arab Saudi Buka Kembali Umrah untuk Jamaah Indonesia, Pemerintah Diminta Jamin Prokes

Ilustrasi. (FOTO: DETIK.COM)

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Jamaah umrah asal Sumatera Utara (Sumut) yang akan berangkat ke Tanah Suci sepertinya harus lebih bersabar. Pasalnya, hingga akhir tahun dipastikan jamaah belum bisa berangkat lantaran kendala teknis kondisi masing-masing negara pada masa pandemi.

Kondisi itu digambarkan Ketua DPD Asosiasi Muslim Perjalanan Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Sumbagut Mitha Hayati Tanjung, Selasa (7/12/2021).

“Kalau ada yang menyampaikan di Desember ini berangkat, ada beberapa teman-teman menyampaikan tanggal sekian, itu sebenarnya masih prediksi saja. Karena kalau dari kami (Amphuri) memahami sekali kondisi di lapangan tidak sesederhana itu. Masih banyak lagi dari pemerintah sendiri, mereka menyampaikan masih mau menyingkronkan aplikasi tawaqalna Saudi dengan peduli lindungi dan itu belum fix juga,” ungkapnya.

Kemudian, Kata dia, ada rumah sakit yang ditunjuk langsung secara resmi oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi untuk tes PCR bagi jamaah umrah.

“Alhamdulilah, Amphuri sebelum heboh-heboh tentang ini, juga kita telah bekerjasama dengan pihak rumah sakit di Jakarta, yang ditunjuk langsung oleh Saudi,” katanya.

Atas kondisi ini, Mitha memprediksi keberangkatan jamaah umrah bisa dilaksanakan pada awal tahun 2022 dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di Arab Saudi.

“Untuk Desember sendiri, memang benar bahwa Kementerian Agama ada memberikan rilis penerbangan. Ada Garuda, Saudi di bulan Desember. Tapi, itupun sifatnya masih wacana saja. Kalau ada keberangkatan, itupun cukup penyelenggara haji dan umrah resmi, yang diambil dari berbagai asosiasi resmi di Indonesia,” jelasnya.

Namun, kata dia, pihaknya menolak pemberangkatan satu pintu lewat Jakarta yang diusulkan Kemenag RI plus karantina satu hari di Asrama Haji Jakarta.

“Kami dari Amphuri juga mengajukan nota keberatan dalam artian, Indonesia kan negara kepulauan yang jamaahnya nomor dua terbesar di dunia setelah Pakistan. Jadi, kita mengajukan keberatan yang hanya diberlakukan satu pintu. Airport internasional di Indonesia kan banyak, ada Kualanamu, Surabaya, Makassar, dan Cengkareng. Alhamdulilah itu menjadi salah satunya diterima oleh Kemenag, dan mereka berjanji akan lanjut khusus untuk pemberangkatan awal bagi penyelenggara saja,” jelasnya.

Untuk normalnya, kata dia, bagi jamaah umum akan diberlakukan di empat bandara tersebut. Disinggung mengenai visa yang belum online, Mitha mengaku visa kini telah online. Hanya saja, kata dia, masih terkunci di Arab Saudi.

“Kita mengapresiasi pemerintah Saudi yang telah membuka peluang untuk beribadah warga Indonesia. Mengapresiasi Menteri Agama yang sudah bernegosiasi, sangat berharap hasil bisa menjadi keinginan hasrat yang terpendam jamaah,” katanya.

Kendala lainnya, menurut Mitha, diberlakukannya karantina selama 10 hari oleh pemerintah. Hal ini, kata dia, dirasa memberatkan jamaah nantinya.

“Awalnya itu dua malam menjadi 10 hari, inikan menjadi faktor negatif lagi. Alasannya, karena ada virus baru (Omicron). Kalau 10 hari jelas sangat memberatkan. Pasti ada komponen kenaikan (biaya),” sebutnya.

Dia mencatat, setidaknya ada sekira 60 ribu jamaah Sumbagut yang akan berangkat jika kondisi normal. Namun, yang diperioritaskan berangkat adalah jamaah-jamaah yang tertunda tahun lalu.

“Selanjutnya akan diberangkatkan jamaah-jamaah yang masih baru. Ini adalah satu indikasi yang akan stabilnya lagi perekonomian muslim, terutama penyelenggara,” pungkasnya.

Sumber: RRI

Tags: AmphuriArab SaudiJamaah UmrahSumut
ShareTweet
Next Post
Kisah Haru Korban Semeru, Rumini Peluk Ibunya hingga Napas Terkakhir

Kisah Haru Korban Semeru, Rumini Peluk Ibunya hingga Napas Terkakhir

Discussion about this post

Recommended

Warga Urus KTP Membludak, Disdukcapil Madina Buka Layanan sampai Malam

Warga Urus KTP Membludak, Disdukcapil Madina Buka Layanan sampai Malam

3 tahun ago
Mulai Hari Ini Bobby Nasution Cuti sebagai Wali Kota Medan

Besok, Bobby Kunjungi Tanah Kelahiran Cabup Madina Saipullah Nasution

2 tahun ago

Popular News

  • Ancam Kuras Dana Desa, Kadis PMD Madina Larang Kades Ikut Bimtek ‘Siluman’ di Medan

    Ancam Kuras Dana Desa, Kadis PMD Madina Larang Kades Ikut Bimtek ‘Siluman’ di Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Sumut Bongkar Sindikat Kejahatan Siber Berkedok Misi Nonton Film Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Mantan Pejabat Pemkab Madina Divonis Bebas, Ada Apa dengan Dakwaan Jaksa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Madina Janjikan Rp10 Miliar untuk Pembangunan Jalan Pelabuhan Palimbungan Tahun Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peluang Bisnis, Bonggol Jagung Sumut Tembus Pasar Jepang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026