• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Juli 21, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Pemkab Tapsel Bentuk Tim Kajian Dampak Banjir Bandang

by Redaksi
Senin, 1 November 2021
0 0
0
Pemkab Tapsel Bentuk Tim Kajian Dampak Banjir Bandang

Tim gabungan Pemkab Tapanuli Selatan pimpin Kadis PUPR Chairul Rizal Lubis ST rapat koordinasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan kajian cepat dampak pasca banjir Minggu (1/11) di wilayah Desa Tolang Julu, Senin (1/11/2021). (FOTO: HUMAS TAPSEL)

ADVERTISEMENT

Tapsel, StartNews Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) membentuk tim untuk mengkaji dampak banjir bandang yang merendam Desa Tolang Jae dan Sipange di Kecamatan Sayurmatinggi pada Minggu (31/10/2021) malam.

“Tim termasuk dari pihak Provinsi Sumut ingin mengetahui sejauh mana dampak kerusakan pasca banjir serta kerugian yang ditimbulkan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Tapsel Ilham Suhardi seperti dilansir antaranews.com, Senin (1/11/2021).

Melalui Kabid Kedaruratan Hotmatua Rambe, Ilham mengatakan kajian cepat terkait dampak bencana itu dipimpin Kadis PUPR Tapsel Chairul Rizal Lubis. “Dari kajian cepat ini, kita harap estimasi kerugian dan dampak kerusakan banjir bisa dihitung,” katanya.

Kajian cepat tersebut merupakan instruksi Bupati Tapsel Dolly P. Pasaribu. “Pihak kecamatan, desa, BPBD, PUPR, dan Dinas Pertanian kiranya terus berkoordinasi,” kata Dolly P. Pasaribu.

Unsur TNI/Polri juga dilibatkan dalam pengkajian pasca bencana banjir bandang, yang menurut laporan Camat Sayurmatinggi dan Kades Tolang, telah merusak berbagai bangunan, mulai dari bendungan, pipanisasi, sejumlah rumah penduduk, dan jembatan.

Banjir bandang itu juga berdampak pada masyarakat khususnya di Desa Tolang Julu, Desa Sipange Godang, Desa Sipange Julu, Desa Bange, dan Desa Tolang Jae.

Meski tidak ada korban jiwa, menurut Hotmatua, banjir akibat hujan deras seharian itu telah menyebabkan air permukaan Sungai Siondop Sibontar naik beberapa meter, bahkan membawa material bebatuan, pasir, dan batang-batang kayu.

Reporter: Sir

Tags: Banjir BandangDampak BanjirPemkab TapselTim Kajian
ShareTweet
Next Post
Wali Kota akan Bantu Biaya Kuliah Abdul Latif di Yaman

Wali Kota akan Bantu Biaya Kuliah Abdul Latif di Yaman

Discussion about this post

Recommended

Raih Akreditasi Paripurna Bintang Lima, Manajemen RSUD Panyabungan Gelar Tasyakuran

Raih Akreditasi Paripurna Bintang Lima, Manajemen RSUD Panyabungan Gelar Tasyakuran

3 tahun ago
Kadis Perhubungan Madina: Cegah Covid-19 dengan Menjaga Kebersihan Terminal atau Loket

Kadis Perhubungan Madina: Cegah Covid-19 dengan Menjaga Kebersihan Terminal atau Loket

6 tahun ago

Popular News

  • Wings Air Pangkas Harga Tiket Rute Madina, Lebih Murah dari Sibolga

    Wings Air Pangkas Harga Tiket Rute Madina, Lebih Murah dari Sibolga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantah Berita Setoran Pengamanan, Kejari Madina Lapor ke Dewan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026