• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Oktober 2, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Biaya Bengkak, Fadli Zon Minta Investigasi Proyek KCJB

JAKARTA

by Saparuddin Siregar
Senin, 1 November 2021
0 0
0
Biaya Bengkak, Fadli Zon Minta Investigasi Proyek KCJB

Fadli Zon. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Jakarta, StartNews Anggota DPR RI Fadli Zon meminta dilakukan investigasi serius terkait Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) antara Indonesia dengan Tiongkok. Menurut dia, proyek tersebut sudah bermasalah sejak dari awal pembangunan dengan skemabusiness to business (B to B).

Proyek kereta cepat sejak awal sudah bermasalah. Tak ada urgensi tapi dipaksakan. Lalu biaya membengkak seenaknya, mengambilAPBN. Ini bisa dibilang sebuahskandal. Harus ada investigasi serius, ujar Fadli dalam keterangan tertulis pada akun sosial twitter pribadinya, Senin (1/11/2021).

Diketahui, Presiden Joko Widodo telah mengesahkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 93 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat antara Jakarta dan Bandung.

Dalam Perpres yang ditetapkan Presiden per 6 Oktober 2021, pada Pasal 4 ayat 2 menyebutkan bahwa pendanaan lainnya yang dapat digunakan untuk proyek KCJB tersebut dapat berupa pembiayaan dari APBN dalam rangka menjaga keberlanjutan pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan memperhatikan kapasitas dan kesinambungan fiskal.

Perpres ini sekaligus menggantikan Perpres sebelumnya yang diterbitkan pada 2016 silam bahwa pemerintah berkomitmen tidak akan menggunakan APBNuntuk proyek tersebut. Adanya Perpres tersebut sekaligus untuk mengantisipasi pembiayaan proyek KCJB yang membengkak (cost overrun) sebesar Rp 27,09 triliun (1,9 miliar dolar AS) atau dari Rp 86,5 triliun (6,07 miliar dolar AS) menjadi Rp 114,24 triliun (8 miliar dolar AS).

Reporter: Rls/Sir

Tags: Biaya BengkakDPRFadli ZonInvestigasiProyek KCJB
ShareTweet
Next Post
Banjir Bandang Rendam Dua Desa di Tapsel, Jalan Nasional Lumpuh Total

Banjir Bandang Rendam Dua Desa di Tapsel, Jalan Nasional Lumpuh Total

Discussion about this post

Recommended

Sambut Atlet Disabilitas Madina, Bupati Janjikan Fasilitas dan Bonus

Sambut Atlet Disabilitas Madina, Bupati Janjikan Fasilitas dan Bonus

3 tahun ago
Buruh Proyek Bandara Abdul Haris Nasution Hanyut Terbawa Arus Luapan Air

Buruh Proyek Bandara Abdul Haris Nasution Hanyut Terbawa Arus Luapan Air

3 tahun ago

Popular News

  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Cilacap Rencanakan Uang Hasil Pemerasan untuk THR Forkopimda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026