Panyabungan, StartNews Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) H. Nisad Sidiq mengaku terkejut dengan penetapan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 atau PPKM Darurat untuk Kabupaten Madina.
Untuk mengembalikan status Madina ke PPKM level 1 atau 2, Nisad mengajak semua elemen masyarakat proaktif menerapkan protokol kesehanan (Prokes) untuk memutus matai rantai penyebaran Covid-19 di Madina.
Saya terkejut mendapat informasi bahwa pemerintah pusat menetapkan status PPKM level 4 untuk Kabupaten Madina, kata Nisad saat mendampingi anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) dari PAN, Fauzan Daulay, yang berkunjung ke Desa Purbalama, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Madina, Kamis (9/9/2021).
Fauzan Daulay berkunjung ke Desa Purbalama untuk menyosialisasikan Perda Provinsi Sumatera Utara Nomor 1 Tahun 2021 tentang penerapan protokol kesehatan dalam penanganan Covid-19.
Nisad mengatakan penetapan PPKM level 4 telah berdampak luas bagi masyarakat Madina, terutama dampak psikologis dan ekonomi masyarakat.
Kegiatan belajar-mengajar tatap muka terbatas yang baru sepekan dilaksanakan, tiba-tiba harus dihentikan karena penetapan status PPKM level 4 itu, kata Nisad.
Untuk itu, Nisad mengajak masyarakat, khususnya di Desa Purbalama, agar disiplin menerapkan prokes agar terhindar dari paparan Covid-19. Dengan begitu, menurut dia, pemerintah pusat akan kembali menurunkan status Kabupaten Madina kembali ke PPKM level 2.
Mari kita berdoa bersama agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir, sehingga kita bisa kembali beraktivitas secara normal, ujarnya.
Reporter: Sir





Discussion about this post