• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Mengenal Bahaya H2S, Gas Beracun yang Menewaskan 5 Warga Sibanggor

by admin4situs
Senin, 25 Januari 2021
0 0
0
Mengenal Bahaya H2S, Gas Beracun yang Menewaskan 5 Warga Sibanggor
ADVERTISEMENT

Panyabungan, StArtNews-Mandailing Natal (Madina) tiba-tiba dihebohkan dengan adanya kebocoran gas H2S di wilayah kerja perusahaan panas bumi, Geothermal Power atau OTP. Kejadian ini menewaskan 5 warga Desa Sibanggor Julu dan puluhan lainnya dirawat intensif di RSUD Panyabungan.

Gas H2S atau Hidrogen Sulfida dikenal sebagai gas beracun dan mematikan serta mudah terbakar. Gas ini dapat timbul dari aktivitas biologis ketika bakteri mengurai bahan organik dalam keadaan tanpa oksigen, seperti di rawa, dan saluran pembuangan kotoran.

Terlalu lama menghirup gas ini dapat mengakibatkan olfactory fatigue atau hilangnya kemampuan penciuman. Dengan indera penciuman yang lumpuh, korban yang terpapar tidak bisa lagi mengandalkan penciuman untuk mengetahui tingkat paparan dan tingkat bahaya gas Hâ‚‚S di sekitarnya.

Di industri panas bumi (geothermal), minyak bumi dan gas, pabrik pengolahan kertas, dan pabrik petrokimia, Hâ‚‚S dapat menjadi masalah yang serius dan membahayakan. Aktivitas pengeboran dan/atau produksi di area industri tersebut sangat berpotensi menghasilkan gas Hâ‚‚S yang sangat berbahaya bila terhirup oleh pekerja atau warga sekitar.

Gas H2S dianggap sebagai salah satu silent killer bagi pekerja yang melakukan aktivitas pengeboran dan produksi minyak, gas, atau panas bumi. Pekerja berpotensi tinggi terkena paparan gas Hâ‚‚S yang dipicu oleh udara panas sekitar.

Menurut NFPA 70 tingkat bahaya gas H2S adalah skala 3 atau sangat berbahaya. Sementara untuk tingkat kemudahan terbakar ada di skla 4 atau dapat meledak. Gas ini juga lebih berat dari udara sehingga dimungkinkan dapat menjalar sangat jauh dan jika kontak dengan sumber api dapat menyebabkan “flash back” atau api bisa menjalar kembali ke sumber gas.

Tim Redaksi StArtNews

Tags: Desa Sibanggor JuluKebocoran GasOTP
ShareTweet
Next Post
Ketua DPRD Madina Surati Bupati Terkait Pemutusan Kontrak Honorer TKS

Soal Peristiwa di Wilayah Kerja PT SMGP, Ketua DPRD: Perusahan Harus Bertanggung Jawab

Discussion about this post

Recommended

17 Guru di Kotanopan Terima  Penghargaan Satyalancana Karya Satya

17 Guru di Kotanopan Terima Penghargaan Satyalancana Karya Satya

4 tahun ago

Pembangunan Rumah Relokasi Korban Bencana Muara Saladi Belum Tuntas

6 tahun ago

Popular News

  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025