• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

BPK RI Harus Audit Dana Bos Dinas Pendidikan Madina

by Redaksi
Senin, 24 Februari 2020
0 0
0
BPK RI Harus Audit Dana Bos Dinas Pendidikan Madina
ADVERTISEMENT
Foto: Ketua Ikatan Mahasiswa Muslim Mandailing Natal, Rosyadi Lubis.

Panyabungan, StArtNews– Badan Pemeriksa Keuangan diminta untuk melakukan pemeriksaan khusus terhadap Dinas Pendidikan Mandailing Natal, khususnya bidang Dana Bos Regular dan Bos Afirmasi. Hal ini diungkapkan ketua Ikatan Mahasiswa Muslim Mandailing Natal (IM3) Rosadi Lubis pada StArtNews, Senin (24/02).

“Aset tetap yang diperoleh dari Dana Bos dan pengeluaran per jenis dana Bos tahun 2019 ini harus diperiksa oleh BPK karena dana bos ini sangat riskan apalagi sudah disoroti oleh menteri Keuangan RI,” kata Rosadi Lubis.

Dana Bos Afirmasi tahun 2019 contohnya kata Rosadi, sampai saat ini tidak jelas realisasinya padahal dana itu tidak kecil, ada Rp8 milyar lebih yang dikucurkan untuk sekolah-sekolah terpencil. Belum lagi dugaan adanya permainan Manajer Dana Bos dalam pengadaan alat-alat elekteonik yang sumber dananya dari Bos Afirmasi.

Untuk itu, kata Ketua Ikatana Mahasiswa Muslim Mandailing Natal ini, BPK RI perlu melakukan audit khusus pada Dinas Pendidikan terkhusus pada bendahara, manajer Dana Bos dan Kepala Dinas Pendidikan, Jamilah, SH selaku penanggung jawab penuh Dinas Pendidikan Mandailing Natal.

Seperti diketahui, Dana Bos Afirmasi tahun 2019 untuk Mandailing Natal sekitar Rp 8.032.000.000. Hal ini sesuai pengakuan Manajer Dana Bos Dinas Pendidikan Sakti kepada StArtNews 29 Nopember tahun lewat.

Sakti mengaku, proses Dana Bos Afirmasi sedang berjalan di tahap sosialisasi, Manajer Dana Bos juga kala itu mengaku bahwa sistem orderan barang yang dibeli oleh sekolah penerima dana Afirmasi melalui sistem Siplah (sistem pengadaan barang sekolah ) tidak dicampuri oleh Dinas Pendidikan. Namun, pernyataan ini seolah bertolak belakang dengan kondisi yang ada.

Dari pengakuan sejumlah Kepala Sekolah penerima dana Bos Afirmasi, mereka telah mengikuti sosialisasi dan ditujukan untuk satu perusahaan penyedia barang.

Tim Redaksi StArtNews

Editor: Hanapi Lubis

Tags: Bos AfirmasiDana BOSDana BOS SekolahKorupsi Dana Bos
ShareTweet
Next Post

Bupati Madina Ambil Alih Relokasi Pasar Baru Panyabungan

Discussion about this post

Recommended

Kapolres Tapsel Pimpin Perbaikan Jembatan di Desa Pargarutan Jae

Kapolres Tapsel Pimpin Perbaikan Jembatan di Desa Pargarutan Jae

4 bulan ago
Longsor Timpa Jalan, Desa Gunungtua Simandolam Terisolasi

Longsor Timpa Jalan, Desa Gunungtua Simandolam Terisolasi

2 tahun ago

Popular News

  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Praktisi Hukum Desak Kejaksaan Usut Aktor Utama Dugaan Korupsi Smart Village

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tapsel Dorong Transformasi Mustahik Jadi Muzakki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantah Berita Setoran Pengamanan, Kejari Madina Lapor ke Dewan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026