Polres Madina mengajak warga turut mengawasi penyaluran BBM bersubsidi dan menindak tegas praktik penimbunan serta manipulasi barcode demi menjaga ketahanan energi daerah.
Panyabungan, StartNews – Polres Mandailing Natal (Madina) memosisikan masyarakat sebagai benteng pertahanan dalam mengawal penyaluran bahan bakar minyak(BBM) bersubsidi di kabupaten ini.
Langkah tersebut bertujuan mempersempit celah kecurangan yang kerap memicu kelangkaan serta merugikan hak-hak warga penerima manfaat.
Maraknya potensi pelanggaran mulai dari aksi penimbunan ilegal, penggunaan barcode milik orang lain, hingga pengangkutan tanpa izin usaha resmi dinilai menjadi ancaman serius bagi kelancaran distribusi energi.
Kasi Humas Polres Madina AKP Megawati menilai pengawasan melekat dari elemen publik penting agar alokasi subsidi negara benar-benar tepat sasaran kepada pihak yang berhak.
Dia menegaskan komitmen kepolisian untuk menindak tegas setiap pelaku kejahatan migas yang nekat mengambil keuntungan pribadi di atas kepentingan umum.
”Jangan cari keuntungan dengan melanggar hukum! BBM tepat sasaran, masyarakat aman. Penyalahgunaan BBM, kami tolak!” katanya seperti dikutip dari laman facebook Polres Madina, Rabu (20/10/2026).
Guna mengoptimalkan pengawasan partisipatif di lapangan, pihaknya meminta warga segera melapor apabila menemukan indikasi transaksi mencurigakan maupun gangguan ketertiban masyarakat.
”Saluran pengaduan cepat Call Center Polri 110 disiagakan agar setiap informasi yang masuk dapat langsung ditindaklanjuti aparat penegak hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku,” katanya.
Reporter: Sir





Discussion about this post