Aksi kejar-kejaran bak film laga mewarnai penangkapan kurir ganja lintas provinsi oleh tim gabungan Satres Narkoba Polres Madina dan BNNK Madina di Panyabungan. Satu tersangka diringkus, sementara satu lainnya masih dalam buruan.
Panyabungan, StartNews – Suara raungan mesin motor memecah kepadatan lalu lintas Jalan Willem Iskander, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (13/10/2026) malam.
Akai kejar-kejaran petugas dengan kurir ganja bagaikan adegan klimaks dalam sebuah film laga.
Di atas aspal, dua pria merangkap kurir ganja asal Sumatra Barat (Sumbar) berpacu dengan kepanikan. Mereka tidak sedang menikmati perjalanan, melainkan tersesat dalam ketakutan, mengandalkan layar ponsel pintar yang menampilkan aplikasi penunjuk arah digital untuk menavigasi jalanan yang sama sekali asing bagi mereka.
Di belakang mereka, bayangan hukum bergerak senyap namun pasti. Tim gabungan Satres Narkoba Polres Madina dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Madina telah mengunci pergerakan mereka tanpa celah.
Operasi senyap ini bermula dari kepedulian warga Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, yang gerah dengan aktivitas mencurigakan di wilayah mereka.
Laporan warga tersebut langsung direspons sigap oleh aparat penegak hukum. Petugas melakukan pengintaian terhadap gerak-gerik kedua pengendara sepeda motor Honda Beat berwarna merah-hitam yang tampak kebingungan membaca situasi medan jalan lokal.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika kedua kurir tersebut menyadari bahwa bayangan hitam aparat telah membuntuti mereka sejak memasuki kawasan Kotasiantar.
Panik karena terjepit, mereka sempat mencoba menghilangkan jejak dengan membuang bungkusan ganja di tengah jalan raya. Namun, langkah tersebut terlambat. Petugas langsung meningkatkan intensitas pengejaran ke arah Jalan Willem Iskander hingga mendekati kawasan SPBU Aek Galoga di Desa Pidoli Lombang, persis di depan Rumah Sakit Mentari.
Aksi kejar-kejaran berdarah dingin itu akhirnya terhenti di sebuah bengkel las yang terletak tepat di samping gerai Bakso Metal.
Dalam penyergapan yang terukur, petugas berhasil melumpuhkan dan membekuk satu orang tersangka di tempat. Sementara seorang rekannya berhasil melompat dan melarikan diri sebelum sempat dicegat petugas.
“Kami berkomitmen untuk terus bergerak cepat merespons setiap laporan masyarakat demi menjaga keamanan wilayah Mandailing Natal dari ancaman narkotika,” ujar salah seorang petugas.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian masih merahasiakan identitas tersangka yang tertangkap serta total berat barang bukti ganja yang berhasil disita guna kepentingan pengembangan penyidikan.
Penyelidikan mendalam terus digeber untuk mengidentifikasi jaringan bandar besar di balik pengiriman barang haram lintas provinsi ini, sekaligus memburu satu tersangka yang masih melarikan diri.
Saat ini, tersangka tunggal bersama barang bukti diamankan di Mapolres Madina guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut demi membongkar sindikat peredaran narkoba di Bumi Gordang Sambilan.
Reporter: Sir





Discussion about this post