Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menyoroti peran vital madrasah diniyah sebagai benteng moral generasi muda saat membuka Porsadin VII di Kotanopan.
Kotanopan, StartNews – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengatakan madrasah diniyah memegang peran strategis dalam membentengi moral generasi muda sejak dini di tengah dinamika zaman.
Atika menyampaikan hal itu saat membuka Pekan Olahraga dan Seni Antardiniyah (Porsadin) VII tingkat Kabupaten Madina di Pondok Pesantren Al Munawwaroh, Desa Manambin, Kecamatan Kotanopan, Sabtu (26/9/2026).
Atika mengapresiasi kerja keras para tenaga pendidik yang konsisten membina akhlak anak-anak di daerah tersebut. Dia menilai keberadaan ustaz dan ustazah menjadi pilar penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus menjaga benteng moral daerah.
“Melalui madrasah, anak-anak dibekali ilmu pengetahuan dan akhlakulkarimah sejak dini. Terima kasih atas keikhlasan, dedikasi, dan kerja keras para ustaz dan ustazah dalam mendidik anak-anak, menjadi benteng moral generasi muda, serta turut mencerdaskan kehidupan bangsa di Madina,” kata Atika.
Lebih lanjut, Atika mengatakan ajang Porsadin VII bukan sekadar ajang kompetisi olahraga dan seni antar-santri, melainkan sarana pembentukan karakter yang utuh. Dia berharap ajang tahunan ini mampu menjaring bibit-bibit unggul yang dapat membawa nama harum daerah hingga ke tingkat nasional.
“Porsadin ini bukan sekadar ajang perlombaan biasa; ini adalah wadah strategis untuk menyinergikan kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, serta kesehatan jasmani para santri,” lanjut Atika.
Atika juga memberikan motivasi langsung kepada ratusan santri yang hadir memadati lokasi acara. Dia meminta seluruh peserta mengedepankan nilai-nilai kejujuran dan sportivitas selama bertanding.
“Anak-anakku, peserta Porsadin yang saya cintai dan saya banggakan, kalian semua adalah pemenang karena telah berani tampil dan mewakili kecamatan atau madrasah kalian masing-masing. Juara sejati adalah mereka yang mampu meraih prestasi dengan kejujuran dan menghormati sesama lawan,” pesan Atika.
Sementara Ketua Panitia Porsadin VII Ali Mulki mengatakan kegiatan tahun ini mengusung tema ‘Jayakan Negeri dengan Budi Pekerti Menuju Diniyah yang Berprestasi’. Sebanyak 430 peserta dari 14 kecamatan se-Kabupaten Madina ambil bagian dalam perhelatan yang berlangsung selama dua hari tersebut.
Ali menjelaskan, panitia memusatkan seluruh kegiatan di Desa Manambin dengan menggelar14 cabang perlombaan. Adapun cabang yang dipertandingkan meliputi tahfiz juz 30 Al-Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), kaligrafi, selawat, baca puisi, hingga azan.
Reporter: Sir





Discussion about this post