Disnaker Madina menargetkan penurunan angka pengangguran terbuka hingga di bawah 5 persen dalam 2-3 tahun melalui bursa kerja perdana yang menyedot 2.148 peserta.
Panyabungan, StartNews – Penyelenggaraan bursa kerja atau job fair perdana selama dua hari di Panyabungan menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) memangkas angka pengangguran terbuka. Ajang ini terbukti menyedot perhatian 2.148 peserta.
Berdasarkan data panitia, instansi kesehatan Rumah Sakit Sinar Mentari menjadi magnet utama dalam gelaran tersebut. Sebanyak 1.300 pelamar tercatat mengincar formasi di rumah sakit ini. Lonjakan peminat didominasi oleh kaum perempuan usia muda lulusan baru dari akademi keperawatan dan kebidanan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Madina Rahmat Hidayat menjelaskan, tingginya antusiasme ini menunjukkan besarnya kebutuhan ruang kerja bagi masyarakat. Ajang bursa kerja ini diproyeksikan berdampak terhadap struktur ketenagakerjaan daerah.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk menekan angka pengangguran terbuka di Mandailing Natal yang saat ini berada di kisaran 7,1 persen. Kita menargetkan angka tersebut dapat ditekan hingga di bawah 5 persen dua sampai tiga tahun kedepannya,” kata Rahmat.
Terkait prosedur seleksi, Rahmat mengatakan berdasarkan Peraturan Nomor 18 Tahun 2024, pengumuman hasil dijadwalkan paling lambat dua bulan sejak pelaksanaan. Meski demikian, pihaknya berupaya mempercepat proses seleksi dan pengumuman agar dapat rampung dalam kurun waktu satu bulan.
Kesuksesan perhelatan perdana ini mendorong Disnaker Madina menyiapkan gelaran job fair susulan pada Desember 2026. Kegiatan ini rencananya dipusatkan di kantor Dinas Tenaga Kerja guna menampung ketertarikan dari tiga hingga empat perusahaan baru di sektor perbankan, penanaman modal, dan agropertanian.
Para peserta diimbau terus memantau portal resmi instansi untuk melihat hasil pengumuman, sekaligus menyiapkan kelengkapan berkas administrasi secara matang untuk peluang berikutnya.
“Kedepan, para pencari kerja diingatkan untuk senantiasa mempersiapkan kelengkapan berkas administrasi secara matang, seperti surat lamaran kerja sesuai tujuan, Ijazah dan transkrip nilai akademik, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), kartu pencari kerja (kartu kuning) yang diterbitkan oleh Dinas Tenaga Kerja guna memastikan validasi domisili peserta,” kata Rahmat.
Reporter: Sir





Discussion about this post