Dinkes Madina menyiagakan Puskesmas dan fasilitas medis guna mengantisipasi lonjakan penyakit respirasi akibat paparan kabut asap kiriman.
Panyabungan, StartNews – Ancaman gangguan kesehatan masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai meningkat seiring pekatnya kabut asap kiriman dari Pekanbaru dan Palembang yang kian mengganggu aktivitas warga di luar rumah.
Merespon situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Madina tidak hanya mengimbau penggunaan masker, tetapi juga mengambil langkah preventif dengan memperketat kesiapan seluruh lini fasilitas pelayanan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Madina Firdaus Batubara mengatakan pihaknya telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh Puskesmas dan rumah sakit daerah. Instruksi itu mewajibkan kesiapsiagaan para tenaga medis, kecukupan persediaan obat-obatan terkait penyakit saluran pernapasan, hingga ketersediaan stok masker di setiap fasilitas kesehatan (Faskes).
Meskipun indikator kualitas udara belum ditetapkan pada level berbahaya, langkah mitigasi dini dinilai penting untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut di tengah masyarakat.
Dinkes berfokus pada pencegahan agar dampak buruk paparan asap tidak meluas, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
“Berdasarkan hasil rapat kita dengan pimpinan dan instansi terkait, dalam waktu dekat ini kita akan membagikan masker kepada siswa ke sejumlah sekolah,” ujar Firdaus Batubara.
Dia juga mengatakan sampai saat ini belum ada laporan kasus warga yang terdiagnosa penyakit serius akibat paparan asap dari rumah sakit maupun Puskesmas setempat.
Meski demikian, tenaga medis diinstruksikan untuk proaktif memberikan edukasi kepada warga yang datang berobat.
“Kita mengimbau masyarakat agar anak-anak kita dikurangi beraktivitas keluar rumah, karena sangat rentan terpapar dampak dari kabut asap ini,” tegas Firdaus.
Melalui kesiapan infrastruktur medis dan pembagian logistik pelindung diri di sektor pendidikan, dia berharap dapat menekan risiko kesehatan warga selama kabut asap kiriman masih melanda kabupaten ini.
Reporter: Agus Hasibuan




Discussion about this post