• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Maret 31, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

3 Tahun Dibungkam Covid-19, Kini Perayaan Imlek Kembali Meriahkan Kota Padang

SUMATERA BARAT

by Redaksi
Kamis, 12 Januari 2023
0 0
0
3 Tahun Dibungkam Covid-19, Kini Perayaan Imlek Kembali Meriahkan Kota Padang

FOTO: Dinas Kominfotik Sumbar.

ADVERTISEMENT

Padang, StartNews Sudah tiga tahun perayaan Imlek tidak diperingati akibat dibungkam pandemi Covid-19. Namun, pada tahun 2023 ini, Kelenteng See Hien Kiong yang berlokasi di Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang kembali menghelat rangkaian kegiatan Imlek seperti biasa.

Mengusung tema ‘Kita Semua Satu, rangkaian perayaan dimulai dengan pembukaan Festival Pasar Malam Imlek pada Rabu (11/1/2023) dan ditutup dengan perayaan Cap Go Meh pada 5 Februari 2023.

Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy membuka rangkaian perayaan Imlek 2547 dan berlangsung meriah dengan atraksi barongsai, singa peking, beragam tarian Mandarin dan Minangkabau, pertunjukan tambur, dan wushu yang disaksikan ribuan masyarakat Kota Padang.

Sementara di Festival Pasar Malam yang berjejer di sepanjang Jalan Klenteng, beragam sajian kuliner, kerajinan khas etnik Tionghoa, peralatan-peralatan sembahyang, hingga berbagai bahan pokok dengan harga murah menyuguhkan daya tarik wisata belanja yang tak kalah menarik.

Inilah bukti keberagaman di Sumatera Barat tak perlu diragukan lagi. Kita tinggal dengan berbagai suku, ras, agama, dan kita sangat menghargai dan menghormati itu. Jadi, kita miris dan heran ketika mendengar bahwa Sumbar masuk nominasi Provinsi inteloleran. Padahal, kita semua berteman, bersahabat. ujar Audy.

Budaya dan etnis Tionghoa diakui telah menjadi bagian dari sejarah Kota Padang maupun Sumatera Barat. Salah satunya dengan keberadaan pecinan berdampingan dengan kota tua yang memberikan pesona tersendiri di kawasan Pondok, Padang Barat, jauh sebelum kemerdekaan NKRI.

Demikian pula dengan kawasan Pondok yang khas dengan bangunan-bangunan tua bergaya arsitektur kolonial telah menjadi saksi sejarah sebagai pusat perputaran ekonomi Kota Padang kala itu.

Pada era sekarang, keunikan arsitektur dan penataan kota tua dengan nuansa modern juga tidak dapat dipungkiri telah menjadi tren bagi daya tarik kepariwisataan.

Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut, Audy menyampaikan gagasan untuk kembali membenahi kota tua dan Kampung Pondok agar dapat menjadi destinasi wisata unggulan Sumatera Barat, khususnya Kota Padang. Upaya ini tentunya akan berdampak kembali pada peningkatan perekonomian masyarakat di Sumatera Barat, tak terkecuali etnis Tionghoa.

Mari kita mulai bersama-sama dengan Wali Kota Padang dan Dinas Pariwisata untuk membenahi kota tua ini. ujarnya lagi.

Sementara tokoh masyarakat setempat yang juga anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Albert Hendra Lukman, mengatakan kawasan Pondok masih kesulitan bangkit kembali sejak Sumatera Barat dilanda gempa bumi pada 2009.

Itu sebabnya, dia mendukung gagasan pembenahan kembali kota tua yang akan berdampak pada perputaran ekonomi di kawasan Pondok. “Bagaimana bersama-sama kita dengan Pemprov Sumbar untuk membangkitkan kembali kawasan Pondok ini,” katanya.

Meski penutur rumpun bahasa Tionghoa di Kota Padang sudah semakin sulit ditemukan, kata Albert, tetapi semangat untuk tetap melestarikan kebudayaan Tionghoa tidak pudar. Salah satunya dalam rangkaian perayaan Imlek 2547.

Dia berharap kembali digelarnya Festival Pasar Malam Imlek dapat menjadi momen pelestarian kebudayaan Tionghoa sekaligus membantu perputaran roda ekonomi masyarakat.

“Kegiatan pasar malam akan membantu komunitas Tionghoa menyiapkan peralatan-peralatan sembahyang dan persiapan memasak kue, sehingga membutuhkan bahan pokok. Oleh karena itu, panitia melaksanakan pasar malam sembako atau barang dengan harga murah guna membantu yang lain,” lanjutnya.

Reporter: Rls

Tags: Covid-16Kota PadangPerayaan Imlek
ShareTweet
Next Post
Lukas Enembe Ditahan KPK, Sekda Jadi Plh. Gubernur Papua

Lukas Enembe Ditahan KPK, Sekda Jadi Plh. Gubernur Papua

Discussion about this post

Recommended

Komisi X DPR Serap Masukan Sivitas Akademika di Sumut

Komisi X DPR Serap Masukan Sivitas Akademika di Sumut

3 tahun ago

Peduli Uighur, Masyarakat Muslim Madina Gelar Aksi Solidaritas

6 tahun ago

Popular News

  • Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Madina Ungkap Alasan Dua Kadis dan Satu Kaban Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Malapraktik, Keluarga Pasien yang Tangannya Diamputasi Somasi RS Permata Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Makan Korban Lagi, Polda Sumut Janji Gelar Operasi Penindakan PETI di Madina Pasca Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025