• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

24 Tahun Madina, Gandeng Sektor Swasta Demi Mengejar Kemajuan

OLEH: KETUA DPRD MADINA ERWIN EFENDI LUBIS

by Redaksi
Kamis, 9 Maret 2023
0 0
0
Demi Solidaritas, Ketua DPRD Madina Batal Berangkat Haji Kalau Biayanya Bengkak

Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis. (FOTO: STARTNEWS/SAPARUDDIN SIREGAR)

ADVERTISEMENT

SEKARANG Kabupaten Mandailing Natal (Madina) genap berusia 24 tahun pada 9 Maret 2023. Itu memang bukan usia belia lagi, tapi sudah menginjak usia dewasa. Namun, kalau kita bandingkan dengan kabupaten lain, khususnya di Sumatera Utara, kabupaten kita memang masih banyak tertinggal.

Dulu, harapan kita pada pemerintahan sebelumnya, lima tahun usia Kabupaten Madina sudah bisa mendekati sejajar dengan kabupaten lain yang lebih tua usianya. Usia sepuluh tahun Madina dapat setara, usia 15 tahun Madina akan unggul, dan usia 20 tahun Madina akan menjadi kabupaten percontohan. Itu harapan kita yang ideal.

Realitasnya, di usia 24 tahun, Madina masih tertinggal dibanding kabupaten lain. Sejatinya kondisi ini terjadi bukan karena ketidak-cakapan pemerintah daerah menjalankan visi-misinya. Akan tetapi, lantaran anggaran yang diperoleh dari pemerintah pusat tidak sesuai dengan kebutuhan Madina.

Tidak bisa dipungkiri, hampir semua kabupaten masih sangat mengharapkan kucuran dana dari APBN untuk menyubsidi pembangunan di daerah masing-masing. Contohnya, APBD Madina pada tahun 2023 hanya Rp1,68 triliun. Jumlah ini dipastikan tidak mampu membiayai semua pembangunan, terutama infrastruktur, seperti yang diharapkan masyarakat. Apalagi luas wilayah Madina mencapai 10 persen dari luas wialayah Sumatera Utara.

Selaku ketua DPRD Madina, saya berharap pemerintah pusat semestinya lebih objektif melihat situasi kabupaten ini. Pemerintah pusat jangan membuat penilaian sendiri tanpa pernah melihat langsung kondisi riil daerah ini.

Contohnya, ada kabupaten yang wilayahnya lebih kecil dari Madina, tetapi mendapat porsi anggaran yang lebih besar dari pemerintah pusat. Ini berbahaya kalau dibiarkan terus-menerus. Sama saja pemerintah pusat mengadu domba masyarakat dengan pemerintah daerah. Sebab, secara otomatis masyarakat akan menganggap pemerintah daerah tidak melakukan pembangunan. Padahal, anggaran yang dimiliki pemerintah daerah tidak cukup untuk meng-cover semua pembangunan yang diharapkan masyarakat.

Meski demikian, ada solusi yang yang harus dilakukan pemerintah daerah untuk mengatasi keterbatasan anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat. Pemerintah daerah harus mampu menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dengan sektor swasta. Seperti langkah yang saat ini diupayakan Pemkab Madina dengan menggandeng tokoh-tokoh nasional asal Madina di Jakarta.

Upaya bupati dan wakil bupati Madina mengajak tokoh-tokoh asal Madina di Jakarta untuk membahas strategi pembangunan sudah sangat tepat. Oleh sebab itu, semua stakeholder sudah sepantasnya mendukung upaya itu demi percepatan pembangunan Madina pada masa mendatang.

Meski begitu, ada beberapa catatan yang perlu kita garis-bawahi. Apapun langkah yang nanti ditapaki, perencanaannya harus benar-benar riil dan dapat dipertanggug-jawabkan. Jangan hanya awalnya yang semangat, tetapi di ujungnya menguap begitu saja.

Kita harus optimistis pemerintah daerah akan mampu membawa perubahan demi meningkatkan taraf hidup ekonomi masyarakat Mandailing Natal. Untuk itu, kita harus terus mendorong pemerintah daerah agar tetap semangat menjalankan roda pembangunan demi mengejar kemajuan, sehingga Madina dapat sejajar dengan kabupaten-kabupaten lain yang sudah lebih dulu maju. (*)

Tags: 24 Tahun MadinaKetua DPRD< Erwin Efendi LubisMengejar KemajuanSwasta
ShareTweet
Next Post
Sukhairi Buka Turnamen Bulu Tangkis Open Bupati Cup I di Banjar Pagur

Sukhairi Buka Turnamen Bulu Tangkis Open Bupati Cup I di Banjar Pagur

Discussion about this post

Recommended

Pemprov Sumut Targetkan Stunting Turun di Angka 17 Persen Tahun Ini

Pemprov Sumut Targetkan Stunting Turun di Angka 17 Persen Tahun Ini

2 tahun ago
81 Lulusan Institut Kesehatan Deli Husada dan Medistra Dikirim ke Luar Negeri

81 Lulusan Institut Kesehatan Deli Husada dan Medistra Dikirim ke Luar Negeri

5 tahun ago

Popular News

  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025