• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Oktober 4, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Warga Tambangan Gagalkan Masuknya Beko Terduga Tambang Ilegal

by Saparuddin Siregar
Minggu, 4 Oktober 2026
0 0
0
Warga Tambangan Gagalkan Masuknya Beko Terduga Tambang Ilegal
ADVERTISEMENT

Keresahan atas dugaan pencemaran sungai memicu puluhan warga Tambangan menghadang alat berat yang hendak masuk ke lokasi terduga tambang emas ilegal.

Tambangan, StartNews — Puluhan warga bersama perangkat Desa Tambangan Tonga dan Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mengadang satu unit alat berat jenis eskavator yang mendatangi kawasan Tambangan Pasoman pada Jumat (2/10/2026) pukul 23.00 WIB.

Aksi pengadangan tersebut muncul keresahan masyarakat terhadap meluasnya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang mengancam kelestarian lingkungan dan ekosistem sungai setempat.

Suasana di lokasi sempat memanas ketika warga menemui empat orang penyewa eskavator yang membawa alat berat di atas truk, berjarak sekitar 200 meter dari lahan milik terduga pelaku PETI di kawasan Batu Bolang. Ketegangan memuncak akibat ucapan bernada tinggi dari salah satu penyewa beko, Fadlan, saat warga mendatangi lokasi.

“Apa maksud kalian beramai-ramai datang ke sini,” ujar Fadlan di hadapan massa yang berkumpul.

Saling adu argumen tidak terhindarkan di lokasi kejadian. Namun, warga berhasil menahan diri sehingga bentrokan fisik maupun aksi main hakim sendiri dapat terhindarkan.

Ketika masyarakat mempertanyakan tujuan kedatangan alat berat itu, pihak penyewa berkilah bahwa eskavator hanya akan mereka pakai untuk menggali kolam selama satu hari.

Meskipun menyetujui batas waktu operasional hingga Sabtu (3/10/206) sore, warga tetap mengawasi pergerakan alat berat tersebut. Tekanan masyarakat membuat eskavator itu akhirnya memilih balik kanan dan meninggalkan lokasi Tambangan Pasoman pada Sabtu (3/10/2026) dini hari pukul 01.30 WIB.

Aksi tegas warga ini berakar dari kekhawatiran atas dampak kerusakan lingkungan akibat aktivitas PETI.

Ketua Naposo Bulung Tambangan Jae, Sudirman Lubis, mengungkapkan masyarakat masih resah akibat peristiwa kematian mendadak puluhan ikan mera di Lubuk Larangan Anak Yatim, yang mereka duga berkaitan dengan limbah pengolahan emas.

“Belum lagi hilang sakit hati kami masyarakat Tambangan Jae karena puluhan ikan mera mati di Lubuk Larangan Anak Yatim, mereka sudah berani membawa beko,” kata Sudirman.

Sudirman menambahkan, masyarakat kini menunggu hasil pengujian laboratorium dari Medan untuk memastikan penyebab kematian ikan-ikan tersebut, meski indikasi awal mengarah pada aktivitas tambang di sekitar aliran sungai.

Sementara Kepala Desa Tambangan Pasoman Fahrur Lubis menegaskan larangan keras terhadap masuknya alat berat maupun aktivitas PETI dalam bentuk apapun di wilayahnya, termasuk penggunaan mesin dongfeng.

Fahrur mengingatkan kembali kesepakatan bersama masyarakat yang telah menetapkan larangan aktivitas PETI di aliran Sungai Aek Tambangan sejak Rabu (9/9/2026).

“Jangan ada lagi masuk beko ke sini. Keputusan rapat di rumah Lindung harus dihormati, tidak boleh dilanggar,” tegas Fahrur, Minggu (4/10/2026).

Fahrur mengaku telah mengingatkan para pelaku aktivitas PETI lebih dari tiga kali agar menghentikan kegiatan yang merusak lingkungan tersebut.

Langkah pencegahan terus dilakukan pemerintah desa guna memastikan wilayah aliran sungai tetap terlindungi dari potensi kerusakan lingkungan yang lebih luas.

Reporter: Sir

Tags: Lingkungan Hidupmandailing natalPencemaran SungaiPengadangan BekoPETI MadinaTambang Emas IlegalTambangan Pasoman
ShareTweet

Discussion about this post

Recommended

SukhairiAtika Unggu di TPS Tempat Dahlan Hasan Memilih

SukhairiAtika Unggu di TPS Tempat Dahlan Hasan Memilih

6 tahun ago
KPU Padangsidempuan Bahas Penataan Dapil dan Kursi DPRD

KPU Padangsidempuan Bahas Penataan Dapil dan Kursi DPRD

4 tahun ago

Popular News

  • Kembali ke Sumut, Brigjen Pol. Sonny Irawan Jabat Kapolda Gantikan Whisnu Hermawan

    Kembali ke Sumut, Brigjen Pol. Sonny Irawan Jabat Kapolda Gantikan Whisnu Hermawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapolri Mutasi 78 Jenderal dan Sepuluh Kombes, Ini Daftar Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbukti Melanggar, Pertamina Ambil Alih Operasional SPBU Saba Purba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026