Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi menegaskan Nakes RSU Armina Madina wajib mengedepankan empati dan menjanjikan kemudahan rekomendasi pendidikan.
Panyabungan, StartNews – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meminta seluruh tenaga kesehatan (Nakes) di RSU Armina Madina mengedepankan pendekatan emosional dengan menganggap pasien sebagai bagian dari keluarga sendiri.
Atika menyampaikan hal itu saat menghadiri Tasyakuran dan Grand Opening RSU Armina Madina di Kelurahan Kayujati, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sabtu (31/10/2026).
Atika menyoroti pemulihan kondisi kesehatan masyarakat bergantung pada rasa nyaman dan empati yang diberikan para Nakes di lapangan.
Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten Madina mendukung pengoperasian kembali rumah sakit swasta tersebut, yang kini hadir membawa slogan MANTAP atau singkatan dari Menyapa, Aksi, Nyaman, Terkendali, Amanah, dan Profesional.
“Dalam menghadapi keluarga pasien dan pasien, tenaga kesehatan harus tanggap dan melakukan pelayanan dengan baik. Pasien datang dalam keadaan sakit dan pulang sembuh. Untuk itu, tenaga medis dalam memberikan pelayanan harus menganggap pasien itu adalah keluarga, begitu juga sebaliknya,” ujar Atika.
Selain memberikan dorongan moral, Atika juga membawa kabar baik bagi pengembangan kapasitas sumber daya manusia di sektor kesehatan.
Pemkab Madina, kata dia, siap membuka akses rekomendasi pendidikan bagi para Nakes di RSU Armina Madina yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik mereka.
Kesiapan ini beriringan dengan komitmen anggaran program Universal Health Coverage (UHC) sebesar Rp72 miliar yang disiapkan pemerintah daerah untuk menjamin pelayanan berobat gratis bagi warga.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan RSU Armina Madina Panyabungan dr. Safruddin Nasution mengapresiasi perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Dia menegaskan keberadaan rumah sakit ini bertujuan memberikan kepastian layanan berkualitas secara konsisten kepada masyarakat lokal.
“Mendirikan rumah sakit bukan sekadar mendirikan bangunan saja, akan tetapi berdirinya rumah sakit ini untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat secara berkelanjutan,” tutur Safruddin.
Safruddin berharap kehadiran RSU Armina Madina berbasis kompetensi ini mampu menjawab kebutuhan medis daerah, sehingga warga Madina tidak perlu lagi membuang waktu dan biaya untuk merujuk pengobatan hingga ke Kota Medan.
Reporter: Sir




Discussion about this post