• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Jumat, Oktober 2, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ikuti saluran StartNews.co.id di WhatsApp

Wabup Madina Jelaskan Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi

by Saparuddin Siregar
Jumat, 4 Februari 2022
0 0
0
Ketersediaan Pupuk Masih Cukup di Tapanuli Selatan

Ilustrasi. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Panyabungan, StartNews Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menjelaskan secara gamblang mengenai mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi di daerah ini. Tujuannya, supayacleardan pihak-pihak terkait menjadi tahu.

Penjelasan ini dinilai perlu dalam rangka menjawab berbagai isu yang berkembang belakangan ini terkait proses penyaluran pupuk bersubsidi di Madina.

Kami harap, sedikit pencerahan ini bisa menjelaskan beberapa kekeliruan pemahaman tentang pupuk bersubsidi, kata Atika Azmi Utammi pada Kamis (3/2-2022) malam.

Dia menyebutkan, ini kali pertama Pemkab Madina menerbitkan SK (surat keputusan) pupuk bersubsidi dan mengupayakan bisa ditebus pada akhir Januari 2022. Harapannya, Pemkab bisa lebih baik dalam memberi pelayanan terhadap petani.

Ada beberapamisinformasi di benak saudara-saudara kami mengenai pupuk subsidi. Tentu, ini menjadi tugas bersama agar kita sama-samawell-informed(mengetahui) mengenai kebijakan pemerintah pusat terkait pupuk bersubsidi, ujar Atika.

Menurut dia, supaya tidak salah paham mengenai mekanisme pupuk bersubdi, masyarakat harus tahu dan paham informasi mengenai hal ini.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui masyarakat. Pertama, petani harus merupakan anggota Poktan (kelompok tani) yang sudah memiliki akta notaris. Kedua, petani sudah di-input datanya padae-RDKK (sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok).

Dia menjelaskan,e-RDKK adalah salah satu kunci agar distribusi pupuk subsidi berlangsung tepat sasaran.e-RDKK ini disusun kelompok tani sesuai kebutuhan mereka yang diverifikasi berlapis hingga tingkat provinsi. Itu sebabnya, kelompok tani memiliki peran penting agar validitase-RDKK terjaga.

Ketiga, setiap petani yang sudah terdaftar die-RDKK memiliki hak pupuk subsidi yang berbeda-beda sesuai luas lahan yang digarap. Keempat, setiap petani hanya bisa melakukan penebusan pupuk bersubsidi di kios dimana ia didaftarkan saat peng-input-an data die-RDKK.

Kelima, harga eceran tertinggi pupuk subsidi adalah Rp 2.250 per kilogram. Jika petani sudah menebus seluruh kuotanya, tentu harga yang diterapkan adalah harga normal ataunon-subsidi.

Keenam, pemerintah pusat melalui kementerian terkait yang menyubsidi pupuk, bukan pemerintah daerah. Ketujuh, Jangan salah kios saat melakukan penebusan, mana yang didaftar die-RDKK, tebuslah di tempat tersebut, katanya.

Atika menyebut petani merupakan salah satu aset terbesar, terutama dalam hal ketahanan pangan. Namun,
keberadaan dan hak para petani kerap terabaikan. Itu sebabnya, Pemkab Madina berkomitmen memberikan atensi penuh pada sektor pertanian.
“Pembenahan ini sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah Allah, Tuhan Yang Maha Esa bagi kita berupa tanah dan alam yang subur dengan cara memaksimalkan bantuan, baik itu akses maupun sarana kepada petani,” katanya.
Untuk itu, Pemkab Madina mengeluarkan informasi terkait kios-kios penebusan pupuk bersubsidi di setiap kecamatan, sehingga para petani bisa mendapatkan pupuk dengan mudah.
Pemkab Madina berharap informasi ini menjadi pedomani para kelompok tani untuk mendapatkan akses pupuk bersubsidi. “Dengan tersedianya pupuk bersubsidi, kita berharap hasil panen lebih baik lagi dari sebelumnya,” pungkasnya.

Reporter: Rls

Tags: Atika Azmi UtammiPertanianPupuk BersubsidiWabup Madina
ShareTweet
Next Post
Nawal Lubis Minta Semua Pihak Makin Peduli PAUD dan Pendidikan ABK

Nawal Lubis Minta Semua Pihak Makin Peduli PAUD dan Pendidikan ABK

Discussion about this post

Recommended

Harun Jemput Aspirasi di Desa Kelahiran Jenderal Besar Abdul Haris Nasution

Bursa Calon Bupati Madina 2024, Nama Harun Musthafa Jadi Buah Bibir

3 tahun ago
Gerakan Tanam Padi Serentak di Tapsel, Poktan Suka Bersama Tanam Varietas Silatihan

Gerakan Tanam Padi Serentak di Tapsel, Poktan Suka Bersama Tanam Varietas Silatihan

1 tahun ago

Popular News

  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Hipotensi dan Hipertensi, Bagaimana Pencegahan dan Pengendaliannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Cilacap Rencanakan Uang Hasil Pemerasan untuk THR Forkopimda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026