Wabup Madina Atika Azmi Utammi menghadiri Musrenbang RKPD Sumut 2027 di Medan untuk menjemput peluang pembangunan daerah.
Medan, StartNews – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2027 di Hotel Santika Dyandra, Medan, Rabu (22/4/2026).
Kehadiran Atika didampingi oleh sejumlah pejabat teras dari berbagai dinas dan badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madina guna menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan program provinsi.
Dalam kesempatan tersebut, Atika menekankan pentingnya kehadiran para pejabat teknis untuk memastikan program-program strategis provinsi dapat diimplementasikan di Kabupaten Madina.
Dia meminta para kepala dinas dan badan yang hadir agar mendengarkan dengan saksama dan melihat secara jeli peluang pembangunan yang bisa digiring ke Madina.
Sementara Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dalam sambutannya menjelaskan, pembangunan pada tahun 2027 akan bertumpu pada enam basis utama, yakni akselerasi pertumbuhan berkualitas, peningkatan produktivitas, peningkatan investasi, pengembangan industri berbasis potensi daerah, penguatan daya saing daerah, serta pemulihan pascabencana.
Salah satu prioritas utama adalah percepatan pembangunan di Kepulauan Nias melalui pembentukan klaster produksi, logistik, dan pariwisata untuk mengurangi kesenjangan wilayah.
“Untuk jalur logistik ini paling penting, kami coba membangun pergudangan logistik, cold storage atau gudang, logistik akan kita stok di satu titik,” kata Bobby saat memaparkan rencana infrastruktur tersebut.
Bobby juga menambahkan, rencana pembangunan tahun 2027 merupakan fase ekspansi dari program yang telah dimulai sejak 2025 dengan target dampak berkelanjutan hingga tahun 2029.
Selain infrastruktur, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga memperkuat sektor pendidikan dan kesehatan melalui kebijakan pendidikan gratis mulai tahun ajaran baru 2026 serta beasiswa dokter spesialis. Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Sumatera Utara yang saat ini dinilai menunjukkan tren positif oleh Pemerintah Pusat.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang turut hadir memberikan apresiasi terhadap capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sumatera Utara yang berada di atas rata-rata nasional.
Dia menilai kualitas masyarakat Sumatera Utara dalam bidang pendidikan dan kesehatan cukup mumpuni, meski tantangan pemerataan masih tetap ada.
“IPM menunjukkan kualitas masyarakat di Sumut, pendidikan, kesehatan dan lain lain, IPM Sumut ini tinggi 76,47, lebih tinggi daripada angka IPM nasional, 75,90, artinya kualitas SDM Sumut relatif bagus dibanding nasional,” ujar Tito.
Reporter: Rls





Discussion about this post