• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Kamis, Juni 25, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

VIDEO VIRAL: Ibu Hamil di Tapsel Ditandu 7 Jam Melalui Jalan Setapak Demi ke Rumah Sakit

by Redaksi
Senin, 11 Mei 2026
0 0
0
VIDEO VIRAL: Ibu Hamil di Tapsel Ditandu 7 Jam Melalui Jalan Setapak Demi ke Rumah Sakit

Seorang ibu hamil di Desa Aek Nabara, Tapanuli Selatan, terpaksa ditandu warga selama 7 jam melalui jalan setapak menuju rumah sakit. (FOTO: ISTIMEWA)

ADVERTISEMENT

Seorang ibu hamil di Desa Aek Nabara, Tapanuli Selatan, terpaksa ditandu warga selama 7 jam melalui jalan setapak menuju rumah sakit karena akses infrastruktur yang buruk.

Tapsel, StartNews – Seorang ibu hamil yang hendak melahirkan di Desa Aek Nabara, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), terpaksa dievakuasi oleh warga dengan cara ditandu menggunakan tandu bambu sederhana untuk mendapatkan layanan medis.

Evakuasi itu dilakukan secara gotong-royong oleh puluhan warga, karena akses jalan menuju desa tersebut masih minim dan hanya berupa jalan setapak yang tidak bisa dilalui kendaraan bermotor.

Berdasarkan unggahan video dari akun facebook Explore Tabagsel yang dilihat pada Senin (11/5/2026), tidak dijelaskan kapan persisnya peristiwa itu terjadi.

https://startnews.co.id/wp-content/uploads/2026/05/SnapVid.Net_AQMvrAQbkI6Brncf1VKat6W6ZNVsSiuLh8HEaILddPR_EIrpa2VJbpjYv5kVYJ4dM-i_dkdsZ6y-AeJYvAU-hXN6hikFj4csXs7UdY0_720p_HD.mp4

Yang pasti, video itu memperlihatkan warga harus berjalan kaki menyusuri hutan dan perbukitan selama kurang lebih 6 hingga 7 jam perjalanan. Perjalanan panjang ini dilakukan demi mencapai titik lokasi yang bisa diakses oleh kendaraan roda empat agar sang ibu dapat segera dibawa menuju rumah sakit di wilayah Sipirok.

Kondisi infrastruktur yang tertinggal ini membuat keselamatan ibu dan janin dalam kandungan terancam akibat guncangan dan durasi perjalanan yang lama. Warga setempat menyatakan metode tandu adalah satu-satunya pilihan yang mereka miliki setiap kali ada warga yang mengalami kondisi darurat medis.

Salah seorang warga yang ikut menandu menyampaikan rasa keprihatinannya atas kondisi yang terus berulang di desa mereka.

“Beginilah kondisi kami setiap ada yang sakit atau mau melahirkan, harus ditandu berjam-jam karena jalan tidak ada. Kami sangat berharap pemerintah memperhatikan nasib kami di sini,” ujarnya dalam video tersebut.

Kondisi ini dinilai sudah kritis dan menunjukkan adanya ketimpangan akses layanan kesehatan di wilayah Tapanuli Selatan. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, masyarakat di Desa Aek Nabara masih harus mempertaruhkan nyawa dan menempuh perjalanan fisik yang berat hanya untuk mendapatkan hak dasar berupa layanan kesehatan dari pemerintah daerah setempat.

Reporter: Sir

Tags: DitanduIbu HamilJalan SetapakRumah SakitTapsel
ShareTweet
Next Post
Lolos Seleksi Administrasi KI Sumut, Arsidin Batubara Siap Mundur dari Golkar

Arsidin Batubara Kembali Lulus Tes Potensi Calon Anggota Komisi Informasi Sumut

Discussion about this post

Recommended

Kwarran Panyabungan Gelar Kemsa di Bumi Perkemahan Tanah Merah

Kwarran Panyabungan Gelar Kemsa di Bumi Perkemahan Tanah Merah

4 tahun ago
Polisi Ringkus Tiga Nelayan Saat Asyik Hisap Ganja di Pantai Jorong Pulau Panjang

Polisi Ringkus Tiga Nelayan Saat Asyik Hisap Ganja di Pantai Jorong Pulau Panjang

4 tahun ago

Popular News

  • Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    Batal Kuliah Kedokteran di China, Santri Ini Malah Dapat Beasiswa di Amerika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baksos Bakal Warnai HUT ke-5 Komunitas Pecinta Toyota Fortuner Sumut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tengok Beragam Peristiwa Alam di Madina Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPOM Ungkap Takjil Berbahaya di Indonesia, Kenali Jenis Makanannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4.843 Warga Tapanuli Tengah Masih Mengungsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2026

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2026