Ratusan warga Jambur Tarutung, Kotanopan, nekat membakar tiga unit alat berat ekskavator tambang ilegal pada Minggu (4/9/2026) dini hari setelah teguran mereka tak digubris.
Kotanopan, StartNews – Ratusan warga Kelurahan Pasar Kotanopan membakar tiga unit ekskavator tambang ilegal atau Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) pada Minggu (4/10/2026) dini hari. Aksi massa ini terjadi sekitar pukul 03.05 WIB di area operasi tambang yang berlokasi tepat di samping Masjid Al-Muhtadin, Jambur Tarutung.
Massa yang datang secara bergelombang langsung menyasar alat berat yang berada di lokasi. Warga secara spontan menyulut api dan membumihanguskan dua unit ekskavator merek SANY serta satu unit merek Hitachi.
Kobaran api tampak membesar dan melahap seluruh badan alat berat tersebut di tengah kegelapan malam.
Kemarahan masyarakat ini memuncak akibat sikap keras kepala para pelaku tambang. Sebelumnya, warga setempat sudah berulang kali mengajak koordinasi dan menegur pihak penambang agar segera menghentikan kegiatan tersebut.
Namun, para pelaku mengabaikan peringatan warga dan tetap melanjutkan aktivitas penggalian tanah yang merusak lingkungan di dekat tempat ibadah.
“Kami sudah berkali-kali menegur dan melarang aktivitas tambang ini karena sangat meresahkan lingkungan, apalagi lokasinya dekat masjid, tetapi mereka tetap membandel dan terus beroperasi,” ujar salah seorang warga setempat.
Setelah memastikan ketiga alat berat itu hangus dilalap api, ratusan warga berangsur mundur. Massa membubarkan diri dengan tertib dan meninggalkan lokasi kejadian tanpa melakukan perusakan fasilitas umum lainnya.
Reporter: Agus Hasibuan





Discussion about this post