• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, April 1, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Toge Panyabungan Laris Manis di Kota Medan

by Redaksi
Jumat, 8 April 2022
0 0
0
Toge Panyabungan Laris Manis di Kota Medan

Pedagang toge panyabungan di Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung. (FOTO: RRI.CO.ID)

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Beragam kuliner khas Mandailing sudah cukup populer di lidah masyarakat Kota Medan, Sumatera Utara. Para pedagang kuliner khas Mandailing salah satunya bisa ditemui di pinggir perlintasan Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung.

Warga Kota Medan biasanya memburu kuliner khas Mandailing seperti toge panyabungan dan pakat saat memasuki bulan Ramadan seperti ini.

Seorang pedagang toge panyambungan, Elvi Suriani, menjelaskan komposisi toge panyabungan, yakni lupis, candil, pulut hitam, dan cendol. Selain toge panyabungan, Elvi juga menjual kuliner khas Mandailing lainnya seperti jongkong yang berbahantepung beras, gula merah, dan santan.

“Setiap hari memang jualan. Tapi, kalau bulan puasa seperti ini peminatnya bisa meningkat sampai 50 persen,” kata Elvi Suriani seperti dirilis RRI.co.id, dikutip Jumat (8/4/2022).

Elvi menyebut satu porsi toge panyabungan dibanderol Rp 13 ribu. Sedangkan jongkong dibanderol Rp 10 ribu per porsi.

Seorang pedagang kuliner khas Mandailing lainnya menyebut bulan Ramadan memberi berkah tersendiri bagi mereka. Nur Asia Siregar, misalnya, pedagang pakat yang mampu menjual 1.000 batang rotan per harinya.

“Memang setiap hari kita jualan. Tapi, kalau hari biasa yang beli paling orang arisan. Tapi kalau bulan puasa banyak peminatnya,” ujarnya.

Nur menjelaskan pakat merupakan makanan khas Mandailing berbahan dasar pucuk rotan yang masih muda. Dia menyebut masyakarat Mandiling yakin pakat mampu mencegah berbagai macam penyakit, di antaranya diabetes.

“Untuk satu porsinya ada empat batang rotan dan harganya Rp 10 ribu per porsinya,” sebutnya.

Selain menjual pakat, Nur juga menjual berbagai makanan khas Mandailing lainnya seperti sambal cabai asam pakat, anyang, holat, dan ikan baung bakar khas Mandailing.

Reporter: Rls/Sir

Tags: Kota MedanKuliner MandailingRamadanToge Panyabungan
ShareTweet
Next Post
Tim Gabungan Polres Madina Jaga Keamanan Jamaah Salat Tarawih

Tim Gabungan Polres Madina Jaga Keamanan Jamaah Salat Tarawih

Discussion about this post

Recommended

Atlet Madina Berprestasi di Porprovsu Terima Penghargaan di Hari Pahlawan

Atlet Madina Berprestasi di Porprovsu Terima Penghargaan di Hari Pahlawan

3 tahun ago
Siang Ini Kapolda Sumut Dijadwalkan Sambangi Mapolres Madina, Ini Agendanya

Siang Ini Kapolda Sumut Dijadwalkan Sambangi Mapolres Madina, Ini Agendanya

5 tahun ago

Popular News

  • Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    Ini Pengganti Dua Kadis dan Satu Kaban di Pemkab Madina yang Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BKPSDM Madina Ungkap Alasan Dua Kadis dan Satu Kaban Undur Diri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Malapraktik, Keluarga Pasien yang Tangannya Diamputasi Somasi RS Permata Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Maryam Damim, Tukang Gubah Masjid dan Gonjong Naik Haji

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pletan Berupaya Mengisi 45 Persen Ceruk Pasar Ikan Lele di Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025