• Media Kit
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Rabu, Februari 11, 2026
  • Login
Start News
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
  • Home
  • Newsline
  • Madina
  • Sumut
  • Nasional
  • Kabar Desa
  • Figur
  • Hiburan
  • Start TV
  • Start FM
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Toge Panyabungan Laris Manis di Kota Medan

by Redaksi
Jumat, 8 April 2022
0 0
0
Toge Panyabungan Laris Manis di Kota Medan

Pedagang toge panyabungan di Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung. (FOTO: RRI.CO.ID)

ADVERTISEMENT

Medan, StartNews Beragam kuliner khas Mandailing sudah cukup populer di lidah masyarakat Kota Medan, Sumatera Utara. Para pedagang kuliner khas Mandailing salah satunya bisa ditemui di pinggir perlintasan Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung.

Warga Kota Medan biasanya memburu kuliner khas Mandailing seperti toge panyabungan dan pakat saat memasuki bulan Ramadan seperti ini.

Seorang pedagang toge panyambungan, Elvi Suriani, menjelaskan komposisi toge panyabungan, yakni lupis, candil, pulut hitam, dan cendol. Selain toge panyabungan, Elvi juga menjual kuliner khas Mandailing lainnya seperti jongkong yang berbahantepung beras, gula merah, dan santan.

“Setiap hari memang jualan. Tapi, kalau bulan puasa seperti ini peminatnya bisa meningkat sampai 50 persen,” kata Elvi Suriani seperti dirilis RRI.co.id, dikutip Jumat (8/4/2022).

Elvi menyebut satu porsi toge panyabungan dibanderol Rp 13 ribu. Sedangkan jongkong dibanderol Rp 10 ribu per porsi.

Seorang pedagang kuliner khas Mandailing lainnya menyebut bulan Ramadan memberi berkah tersendiri bagi mereka. Nur Asia Siregar, misalnya, pedagang pakat yang mampu menjual 1.000 batang rotan per harinya.

“Memang setiap hari kita jualan. Tapi, kalau hari biasa yang beli paling orang arisan. Tapi kalau bulan puasa banyak peminatnya,” ujarnya.

Nur menjelaskan pakat merupakan makanan khas Mandailing berbahan dasar pucuk rotan yang masih muda. Dia menyebut masyakarat Mandiling yakin pakat mampu mencegah berbagai macam penyakit, di antaranya diabetes.

“Untuk satu porsinya ada empat batang rotan dan harganya Rp 10 ribu per porsinya,” sebutnya.

Selain menjual pakat, Nur juga menjual berbagai makanan khas Mandailing lainnya seperti sambal cabai asam pakat, anyang, holat, dan ikan baung bakar khas Mandailing.

Reporter: Rls/Sir

Tags: Kota MedanKuliner MandailingRamadanToge Panyabungan
ShareTweet
Next Post
Tim Gabungan Polres Madina Jaga Keamanan Jamaah Salat Tarawih

Tim Gabungan Polres Madina Jaga Keamanan Jamaah Salat Tarawih

Discussion about this post

Recommended

Polisi Tangkap Kepala Desa Simataniari yang Bawa Sabu

Polisi Tangkap Kepala Desa Simataniari yang Bawa Sabu

2 tahun ago
BKSDA Diminta Proaktif Atasi Konflik Harimau dengan Manusia di Kotanopan

BKSDA Diminta Proaktif Atasi Konflik Harimau dengan Manusia di Kotanopan

1 tahun ago

Popular News

  • Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Batang Ayumi Julu

    Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk Parkir di Batang Ayumi Julu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Pengedar Sabu Ini Ditangkap Polisi di Kelurahan Pasar Sibuhuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Padangsidimpuan Ringkus Dua Pengedar Ganja yang Dipasok dari Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua PMII Sebut Muslim Pulungan Layak Jadi Ketua PKB Madina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Istri yang Dibakar Suaminya di Paluta Akhirnya Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Contact
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

error: Copyright Start News Group
No Result
View All Result
  • Home
  • Madina
  • Sumut
  • Newsline
  • Nasional
  • Newsline
  • Kabar Desa
  • Opini
  • Figur
  • Komunitas

© 2025